Iklan Responsif

Awas Kelainan Tulang Belakang!

Tanpa kita sadari kita sering mengabaikan kesehatan tulang belakang, tulang belakang merupakan tulang yang tersusun dari 33 ruas tulang memanjang dari tulang leher sampai tulang ekor. Tulang belakang diikat oleh ligamen dan diperkuat dengan otot otot penyangga tubuh dan membentuk tiang tubuh. Tulang belakang merupakan bagian penting dari tubuh kita karena menjadi tempat pengumpulan saraf yang menghubungkan ke Otak.

Bagaimana Cara Duduk yang Sehat? Mari Sayangi Tulang Belakangmu Dzunur Aini Aghniya

Kita dapat memungkinkan menghabiskan 10 jam hanya untuk duduk. Mulai dari duduk di kursi saat pelajaran, istirahat makan siang, duduk saat berkendara dan kegiatan kegiatan lain. Posisi duduk yang salah dapat menjadikan nyeri pada tulang belakang. Jika kita  terlalu sering duduk dalam posisi yang salah, maka dapat menimbulkan kelainan di tulang belakang pada masa yang akan datang. 

Sebutkan Contoh Kelainan Tulang Belakang?

Kelainan tulang belakang disebut

Lordosis, kelainan pada  tulang leher dan panggul yang terlalu membengkok ke depan
  1. Kifosis, kelainan pada tulang punggung yang membengkok ke belakang yang biasa dikenal dengan bungkuk
  2. Skoliosis, kelainan pada ruas ruas tulang belakang yang membengkok ke samping, biasanya disebabkan oleh membawa beban yang tidak seimbang.

Bagaimana Cara Menghindari Kelainan Tulang Belakang?

Agar terhindar dari kelainan tulang belakang kita harus mengatur posisi tubuh kita saat melakukan aktivitas antara lain sebagai berikut.
  1. Tidak berdiri dalam waktu yang lama, diusahakan sesering mungkin untuk mengganti posisi. Misalnya pada saat presentasi kita dapat mengatur tubuh kita agar berdiri tegak dan sesekali untuk duduk.
  2. Saat berjalan kita harus tegak, posisi kepala menatap lurus ke depan dengan punggung lurus. 
  3. Saat menyetir kendaraan duduk dengan tegap lurus, usahakan kedua lutut sejajar dengan pinggul. Jangan duduk terlalu jauh dengan kemudi karena jika otot kaki merenggang secara tiba tiba tanpa pemanasan, maka bisa kram dan tekanan di tulang punggung.
  4. Jangan berada di depan komputer atau televisi terlalu lama. Posisi duduk pastikan sejajar dengan lantai, jangan biarkan kaki menekuk terlalu tinggi atau kaki menggantung jauh dari lantai. Pastikam pandangan dapat lurus ke depan  televisi atau komputer tidak menunduk atau melihat ke atas. Karena posisi tak nyaman dalam waktu lama bisa menyebabkan kram otot.
  5. Hindari penggunaan posisi duduk dengan menyilang kaki, biasakan berpijak pada palang kayu meja. Dengan berpijak kaki dapat kaki dapat berada pada posisi yang tegak yang otomatis membuat posisi duduk yang benar.
  6. Jangan melintir punggung, saat ingin mengambil barang yang berada di samping kita atau di belakang kita biasanya akan memelintir punggung. Hal tersebut merupakan kesalahan saat kita ingin mengambil barang tersebut seharusnya kita memutar seluruh tubuh bukan hanya punggung. 
  7. Meskipun posisi duduk sudah tepat namun kita tetap disarankan untuk tidak duduk dalam posisi yang sama dalam waktu yang lama karena dapat menyebabkan kekakuan otot dan juga nyeri di bagian tulang belakang.


Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Tulang Belakang?

Selain menjaga posisi tubuh kita juga dapat menjaga kesehatan tulang belakang dengan cara sebagai berikut.
  1. Dengan mengonsumsi atau mendapatkan vitamin D secara alami dapat didapatkan melalui sinar matahari di pagi hari karena itu kita sering menjumpai ibu-ibu di luar rumah agar si bayi dapat menerima cahaya matahari. Vitamin D sangat dibutuhkan saat pembentukan tulang jika tidak, maka akan mengalami penyakit rakitis. Selain matahari kita juga dapat mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D seperti yang terkandung dalam kuning telur, jamur, lemak ikan, minyak hati ikan cod, dll.
  2. Tidak membawa beban yang terlalu kuat dalam waktu yang lama dan tidak seimbang, membawa barang berat yang tidak sesuai dengan kemampuan tulang rangka kita dapat menyebabkan mengalami gangguan skoliosis.

Kita telah mengetahui bagaimana posisi badan yang baik dan benar agar tulang belakang tidak mengalami kelainan, mari sayangi tulang belakang dengan dengan merubah posisi tubuh yang tepat. Semoga bermanfaat terima kasih

Penulis: Dzunur Aini Aghniya (S1 PGMI UIN Sunan Ampel Surabaya)
Editor: Binar Kurnia Prahani

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel