Bahaya Sampah Plastik

SELAMATKAN BUMI DARI SAMPAH PLASTIK

Bahaya Sampah Plastik

Hai- hai jumpa lagi bersama aku. Bagaimana kabarnya semoga baik-baik saja ya. Oke kali ini aku akan membahasa tentang masalah yang terjadi di bumi ini khususnya di Indonesia. 

Nah, sekarang sampah plastik ada di mana-mana, di selokan, di tempat pembuangan akhir (TPA), di laut pun juga ada lo sampah plastik. Ya memang sampah plastik kalau kita cermati seperti tidak ada yang mengganggu. 

Tapi apakah kalian tahu bahwa sampah plastik tidak bisa diurai oleh bakteri dan pengurai lainnya. Sementara pabrik pembuatan plastik sendiri terus beroperasi, dan manusia tidak bisa meminimalisir penggunaan plastik tersebut. Nah disitulah yang menjadi akar permasalahan. Jadi simak seputar sampah plastic di bawah ini ya.   

Sampah Plastik

Sampah plastik atau polusi plastik adalah sekumpulan bahan yang terbuat dari plastik yang ada di lingkungan dan berdampak buruk terhadap ekosistem hewan, bahkan pada manusia. 

Banyaknya sampah plastik yang menumpuk dan menyebabkan polusi dikarenakan oleh harganya yang murah dan tahan lama sehingga orang-orang memanfaatkan plastik sebagai kebutuhan sehari-hari. 

Sebenarnya plastik itu terbuat dari apa ya? Jawabannya adalah plastik dikategorikan ke dalam mikro, atau meso dalam ukurannya. Karena struktur ukurannya yang tergolong kecil maka dari itu membuat plastik tahan terhadap proses penguraian dan mengakibatkan semakin lama penguraian. 

Tahu nggak sih, berapa lama proses penguraian sampah plastik itu? Untuk menguraikan sampah plastik ternyata membutuhkan puluhan tahun bahkan ratusan tahun untuk terurai kembali dengan tanah. Nah dari factor tersebut membuat tingkat polusi plastik semakin tinggi.

Sampah Plastik di Laut 

Meningkatnya produksi plastik yang tidak diimbangi dengan peminimalisiran, akan berdampak pada ekosistem sekitar. 

Seperti yang terjadi sekarang, banyak sampah plastik yang mencemari perairan laut Indonesia. Nah, hal itu berdampak pada populasi hewan yang ada di sekitar perairan laut. 

Bayangkan jika perairan laut Indonesia dipenuhi dengan sampah pastik? Apa jadinya juga jika hewan-hewan yang diair menelan sampah plastik tersebut? Nggak kebayang kan.

Jika hewan di laut mengonsumsi limbah plastik, maka akan berbahaya pada kelangsungan hewan tersebut. Banyak fenomena ikan laut yang mati dan ketika dibelah di dalamnya banyak sampah plastik yang tidak bisa diurai. 

Tidak berhenti disitu juga jika hewan laut terkena paparan bahan kimia karena mengonsumsi sampah plastik, dan setelah itu dikonsumsi oleh manusia maka akan berdampak buruk juga pada kesehatan.

Saat tidak diminimalisir penggunaan sampah plastik maka ekosistem perairan laut akan terancam punah dan diperkirakan akan lebih banyak sampah plastik di perairan laut Indonesia daripada populasi ikan di laut.

Fakta Sampah Plastik 

fakta sampah plastik di Indonesia mengagetkan dunia. 

Bagaimana tidak sampah plastik di Indonesia sudah gawat darurat berikut faktanya:
  • Taman nasional dan gunung di Indonesia darurat sampah
  • Indonesia menjadi negara kedua terbesar di dunia sebagai penghasil sampah plastik ke lautan
  • Bencana ledakan terbesar TPA Indonesia peringkat kedua di dunia
  • Penyebab banjir nomor satu di berbagai daerah diakibatkan oleh sampah plastik.

Dampak Sampah Plastik

Dampak dari pencemaran sampah plastik ini sangat banyak. Ingin tahu berdampak pada apa saja? Mari kita lihat dampaknya sebagai berikut ini:

1. Dampak pada hewan

Sampah plastik dapat mengancam populasi hewan dan berpotensi meracuni hewan. Jika hewan yang berpotensi mengandung plastik tersebut dimakan oleh manusia maka juga berdampak pada kesehatan.karena pada rantai makanan manusia dan hewan kedudukannya sebagai konsumen. 

Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan penyu laut yang sebagian besar mengandung zat plastik yang berbahaya di dalam tubuh mereka.banyak hewan yang kelaparan karena saluran pencernaan mereka tersumbat kemudian mengakibatkan kematian.

2. Dampak pada lingkungan

Sampah plastik yang belum terurai bisa saja berkeliaran dimana-mana. Hal tersebut berdampak pada lingkungan. 

Lingkungan yang biasanya bersih akibat polusi sam[ah plastik akan merusak pemandangan yang asri.dengan tidak terurainya sampah plastik akan mencemari tanah.

3. Dampak pada manusia

Jika manusia mengonsumsi makanan dari hewan yang terkantaminasi zat berbahaya dari plastik, maka akan berdampak pada kesehatan. 

Ada lagi yaitu jika kita membakar sampah plastik pasti juga akan mencemari udara. Nah, dari pencemaran yang berupa asap tersebut kemudian dihirup oleh manusia maka manusia akan terkantimanasi seperti zat kimia berbahaya yaitu BPA dan ftalat. 

Zat tersebut bersifat karsinogenik dalam jangka waktu yang panjang. Pemaparan terspebut dapat melalui hidung, mulut ataupun kulit.


Cara Menanggulangi Sampah Plastik

Semakin menumpuknya limbah plastik mengharuskan kita untuk mengelola agar dapat meminimalisir pencemaran yang dapat terjadi. 

Ada berbagai cara untuk meminimalisir penggunaan sampah plastik yaitu sebagai berikut:

1. Mendaur ulang sampah plastik

Mendaur ulang sampah menjadi produk lain juga dapat meminimalisir tingginya jumlah sampah plastik. Ada banyak pilihan untuk mendaur ulang sampah plastik contonya seperti mendaur ulang plastik menjadi pembangkit tenaga listrik atau juga bisa sebagai Bahan Bakar Minyak (BBM).

2. Menggunakan insinerator

Teknik incinerator ini cara menggunakannya dengan cara menghilangkan volume besar bahan plastik.akan tetapi ini juga akan mencemari polusi udaa akibat pembakaran tersebut.

3. Pembatasan produk plastik

ini adalah cara paling ampuh dan tidak memperikan dampak yang buruk bagi lingkungan. Cara ini sudah mulai berkembang di Negara maju dan berkembang. Beberapa pemerintah sudah membatasi atau melarang penggunaan plastik yang berlebihan. 

Kita juga bisa meminimalisir dengan cara membawa kantong plastik sendiri saat bebelanja agar tidak menambah jumlah kantong plastik. 

Yang kedua juga kita meminimalisir dengan membawa motol minum sendiri agar tidak memperbanyak botol plastik. Dengan cara tersebut dapat meminimalisir serta menghemat uang kita tentunya.

Maka dari itu mulai dari sekarang ayo kita meminimalisir penggunaan sampah plastik agar bumi terselamatkan dan ekosistem bumi terjaga. Sekian dan terimakasih.

Penulis : Astri Widya Ningrum

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel