Mengapa Ada Siang dan Malam?

Siang dan malam

Assalamu’alaikum teman-teman sekalian, Salam literasi! Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu dalam keadaan sehat ya. Pastinya masih semangat membaca kan? Artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana proses terjadinya siang dan malam. Kok bisa ya ketika siang ada matahari dan ketika malam matahari menghilang? Oke mari kita cari tahu


Siang dan Malam

Pengertian siang dan malam

Teman, yang disebut dengan siang adalah  keadaan dimana cahaya memenuhi segala ruang. Cahaya ini diperoleh dari matahari. Siang dapat dirasakan karena adanya matahari. Sedangkan malam merupakan suatu keadaan dimana tidak ada cahaya matahari. Malam hari ditandai dengan langit gelap dan terlihatnya bintang-bintang. Sebagai penerangan di Bumi, lampu-lampu akan dinyalakan ketika malam tiba.


Pergantian siang dan malam dalam Al-Qur’an

Pastinya manusia selalu menjumpai siang dan malam. Siang dan malam merupakan sebuah fenomena yang terjadi terus-menerus. Dijelaskan dalam Qur’an Surat Ali-Imran (3) ayat 190:
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,"

Maksud dari ayat di atas adalah kejadian siang dan malam berlangsung secara berulang-ulang dan terjadi setiap satu siklus yaitu siang dan malam (24 jam).



Bumi

Bumi merupakan satu-satunya planet yang berbeda dengan planet lainnya dalam tata surya. Di Bumi terdapat kehidupan, karena bumi memiliki air dan atmosfer yang mengandung oksigen. Hal inilah yang membuat berlangsungnya kehidupan di Bumi.


Proses terjadinya siang dan malam

Bumi adalah planet yang berotasi selama 23 jam 56 menit 4 detik, yang kemudian kita sebut 24 jam (1 hari). Rotasi adalah perputaran planet pada sumbunya atau porosnya. Inilah yang menyebabkan adanya siang dan malam di Bumi. Bagian yang menghadap matahari akan mengalami waktu siang, dan bagian yang membelakangi matahari akan megalami waktu malam.

Gerak bumi tidak hanya rotasi, namun ada juga revolusi. Revolusi adalah gerakan planet mengelilingi matahari. Bumi bukan berotasi dalam posisi tegak, melainkan sedikit miring sekitar 23,5 derajat. Kemiringan ini menyebabkan adanya perbedaan panjang siang dan malam karena tidak seluruh permukaan bumi terkena matahari.  Pada suatu saat wilayah bumi yang terletak jauh dari ekuator akan mengalami siang yang lebih panjang daripada malam. Enam bulan kemudian akan terjadi sebaliknya.



Akibat rotasi bumi

Selain terjadinya siang dan malam, ada beberapa dampak rotasi Bumi lainya yaitu:
1. Perbedaan waktu
Pusat waktu berada di kota Greenwich, Inggris yang terletak pada bujur 0˚. Pada setiap selisih bujur 15˚ perbedaan waktunya adalah 1 jam. Wilayah Bumi sebelah timur Greenwich mengalami waktu yang lebih cepat, sedangkan wilayah Bumi bagian barat Greenwich mengalami waktu yang lebih lambat.

2. Gerak semu harian matahari

Teman, sewaktu kecil pasti kalian pernah berfikir bahwa matahari bergerak mengelilingi Bumi kan? Perlu diketahui bahwa sebenarnya Bumilah yang bergerak mengelilingi matahari. Matahari menjadi pusat tata surya, sehingga matahari berada ditengah. Sedangkan planet-planet yang bergerak memutari matahari pada orbitnya. Peristiwa inilah yang disebut dengan gerak semu harian matahari. Gerak semu harian matahari disebabkan oleh rotasi bumi yang membuat seolah-olah matahari mengelilingi Bumi. Matahari itu juga bintang loh, karena bisa menghasilkan cahaya sendiri.

3. Pembelokan arah arus laut

Arus laut terjadi aibat angin. Pada belahan bumi selatan, arah arus laut berbelok searah dengan perputaran jarum jam. Sedangkan pada belahan bumi bagian utara, arus laut berbelok berlawanan dengan perputaran jarum jam.

4. Perbedaan percepatan gravitasi Bumi

Rotasi bumi mengakibatkan gerakan yang arahnya menjauhi pusat. Akibatnya adalah bumi tidak menjadi bulat sempurna. Terdapat bentuk tidak baku dikedua kutubnya dan mengembang pada khatulistiwa. Sehingga diameter kutub Bumi menjadi lebih kecil dari diameter khatulistiwa. Hal ini kemudian  mengakibatkan percepatan di daerah kutub lebih besar dibandingkan khatulistiwa.

Jadi begitu teman, adanya siang dan malam karena dampak dari rotasi bumi. Wilayah Bumi yang menghadap matahari akan mengalami siang, sedangkan wilayah yang membelakangi matahari akan mengalami waktu malam. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

Author: Hanifah


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel