Makanan Mentah: Pengertian, Manfaat, Diet, dan Kerugian Makanan Mentah

Makanan Mentah, Apakah Itu Sehat?


Apa itu makanan mentah?

Hai sahabat, artikelku kali ini akan membahas seputar makanan mentah. Banyak yang tidak mengetahui bahwa makanan mentah mengandung manfaat. Untuk mengetahui manfaatnya, baca artikel ini sampai terakhir ya. 

Makanan mentah adalah makanan yang belum melalui  suatu prosese pengolahan menjadi bentuk masakah. Jadi makanan mentah ialah makanan yang murni dan asli dari asalnya. 

Banyak yang tidak suka memakan makanan yang mentah karena dari segi tampilannya tidak menarik dan tentunya tidak memiliki rasa yang enak. Namun, makanan mentah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh 




Manfaat makanan mentah untuk kesehatan

Banyak sekali manfaat yang tidak diketahui dari mengkonsumsi makanan mentah. 


Makanan Mentah : Pengertian, Manfaat, Diet, dan Kerugian Makanan Mentah

Makanan mentah sangat bermanfaat pada kesehatan tubuh, yaitu:
a. memiliki vitamin dan nutrisi yang masih utuh, karena makanan mentah yang dimasak terlalu lama akan membuat makanan tersebut kehilangan vitamin dan nutrisinya. Sehingga ketika mengkonsumsi makanan mentah tubuh akan mendapatkan nutrisi dan vitamin yang banyak.

b. Dapat membersihkan usus, makanan yang masih mentah dan segar dapat membantu memperlancar proses pencernaan. Seperti pada sayuran dan buah buahan.

c. Dapat mengurangi berat badan, makanan yang mentah dapat membantu menurunkan berat badan karena kandungan lemak yang ada di dalamnya rendah. Hal itu disebabkan karena makanan mentah tidak dimasak sehingga kandungan lemak jahatnya sangat sedikit.

d. Dapat membantu menurunkan asupan gula dan garam, pada makanan yang mentah tentu saja memiliki kandungann gula yang alami sehingga tidak menyebabkan suatu penyakit kelebihan gula seperti diabetes. 

Selain manfaat juga terdapat kerugian ketika makan makanan yang mentah. Ada orang yang tidak suka makan makanan mentah sehingga menyebabkan sakit perut. 



Hal itu disebabkan karena makanan mentah memiliki kerugian yaitu:
a. Bakteri yang terkandung tidak hilang,
namun jika makanan mentah diolah terlebih dahulu kandungan nutrisi dan vitaminnya akan hilang.

b. Nilai gizi berkurang, karena tidak semua makanan dapat dikonsumsi sevara mentah jadi ketika hanya mengkonsumsi maknan mentah saja dapat menyebabkan kekurangan gizi.

c. Dapat menyebabkan gigi berlubang, 
karena pada makanan yang mentah masih mengandung banyak asam dan kandungan vitamin C yang tinggi sehingga dapat menyebabkan gigi menjadi cepat rapuh dan berlubang.



Apa itu diet makanan mentah?

Makanan mentah selain dapat berguna untuk kesehatan juga dapat digunakan untuk cara diet. Diet maknan mentah ialah diet yang mengkonsumsi makanan mentah karena kandungan glukosa yang ada di dalam makanan mentah merupakan glukosa alami. 

Mengonsumsi makanan mentah sangat dianjurkan bagi seseorang yang sedang menjalankan diet. Karena makanan yang dimasak dapat mengurangi kadar gizi di dalamnya dan pastinya makanan mentah mengandung glukosa yang alami.



Resep diet makanan mentah

Diet makanan mentah memiliki resep atau menu-menu untuk membantu dalam melakukan diet makanan mentah. Diet makanan mentah sangat lebih efektif karena pola makan atau kadar kalori yang terdapat pada makanan mentah tidak sebanyak yang dimiliki pada makanan yang telah dimasak. 

Menu makanan tersebut ialah:
a. Buah dan sayur, 
buah dan sayur sangat membantu untuk seseorang yang sedang berdiet. Buah dan sayur dapat dikonsumsi secara mentah dan tanpa dimasak. Karena jika tidak dimasak terlebih dahulu kanndungan nutrisinnya tetap tejaga. Selain itu buah dan sayur mengandung kalori yang rendah.

b. Kacang dan biji-bijian, 
kacang dan biji-bijian dapat dikonsumsi sebagai camilan untuk orang yang sedang berdiat. Kacang dan biji-bijian tidak mengandung karbohidrat namun mengandung protein dan serat yang dapat menyehatkan.




c. Produk susu, 
yang dimaksud produk susu ialah bukan susu yang dikonsumsi namun produk yang berasal dari fermentasi susu. Seperti, keju, yoghurt, dan mentega dapat membantu untuk diet.

Penulis : Silvia Melinda Paramitha 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel