Iklan Responsif

Pentingnya Pendidikan Karakter di Sekolah

Pengertian Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter adalah segala sesuatu yang dilakukan oleh pendidik, yang mampu mengubah karakter peserta didik. Pendidikan karakter memiliki makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah mengubah pribadi seseorang, untuk menjadi manusia yang baik,warga negara yang baik, sesuai nilai- nilai sosial tertentu, yang banyak dipengaruhi oleh masyarakat dan bangsanya. Membentuk siswa berkarakter bukanlah hal yang cepat dan mudah. Proses ini membutuhkan jangka waktu yang lama. 

Pentingnya Pendidikan Karakter di Sekolah

Pendidikan karakter juga merupakan jawaban dari berbagai persoalan dan tujuan pendidikan di Inonesia. Tujuan pendidikan di Indonesia yang sebenarnya bukan hanya melahirkan insan yang cerdas, tetapi melahirkan insan yang cerdas dan berkarakter. Seperti yang diucapkan oleh Dr. Martin Luther King bahwa kecerdasan ang berkarakter yang merupakan tujuan akhir dari pendidikan sebenarnya. Individu yang berkarakter baik dan unggul adalah seseorang yang berusaha berbuat yang terbaik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama, bangsa dan negara dengan mengoptimalkan potensi dirinya disertai dengan kesadaran, emosi, dan perasaannya.

Menurunnya kualitas moral manusia di Indonesia saat ini, menuntut penyelenggaraan pendidikan karakter, terutama di kalangan siswa. Pendidikan karakter merupakan suatu sistem penanaman nilai- nilai karakter kepada warga sekolah yang terdiri atas komponen pengetahuan, kesadaran, dan tindakan untuk menerapkan/ melaksanakan nilai- nilai karakter tersebut. Sekolah dituntut untuk menjalankan peran dan tanggung jawabnya dalam menanamkan  nilai- nilai karakter yang baik dan membantu para siswa dalam membentuk dan membangun karakter siswa dengan nilai- nilai karakter yang baik. 

Banyak cara yang dapat di lakukan untuk merealisasikan pendidikan karakter di sekolah. Konsep pendidikan karakter bukan hanya dijadikan rencana pelaksanaan pembelajaran di sekolah, tetapi juga harus ditekankan dan dipraktekkan. Penerapan pendidikan karakter dapat dimulai dengan belajar menaati peraturan sekolah. Sekolah harus menjadikan pendidikan karakter sebagai tatanan nilai yang dipraktekkan dan diwujudkan dalam kegiatan keseharian peserta didik di sekolah. 

Di sisi lain, pendidikan karakter hjuga harus melibatkan semua komponen, termasuk komponen pendidikan itu sendiri, yaitu kurikulum, proses pembelajaran, proses penilaian, pengelolaan bidang studi, pengelolaan sekolah, pemberdayaan sarana dan prasarana, dan juga melibatkan pihak keluarga, pihak sekolah, dan masayarakat luas.

Pentingnya Pendidikan Karakter di Sekolah

Menurut Lickona, ada tujuh alasan mengapa pendidikan karakter itu penting, antara lain: 
  • Pendidikan karakter dianggap merupakan cara terbaik untuk menjamin siswa memiliki karakter dan kepribadian yang baik. 
  • Pendidikan karakter merupakan salah satu cara untuk meningkatkan prestasi akademik siswa. 
  • Tidak semua siswa bisa membentuk karakter yang kuat bagi dirinya di semua tempat. 
  • Megajari siswa untuk bisa menghormati orang lain dan bisa hidup di kalangan masyarakat yang beragam. 
  • Dimulai dari akar masalah yang berkaitan dengan moral- sosial, seperti sikap tidak sopan, tidak jujur, kekerasan, pelanggaran perbuatan seksual, dan etos kerja (belajar) yang rendah. 
  • Pendidikan karakter merupakan salah satu persiapan terbaik untuk menyongsong perilaku/ tindakan di tempat kerja. 
  • Mengajarkan nilai- nilai budaya yang merupakan bagian dari kerja peradaban.


Pendidikan karakter di sekolah bukan hanya pembelajaran pengetahuan semata, tetapi juga penanaman moral, nilai- nilai etika, estetika, dan budi pekerti yang luhur. Selain itu, karakter yang wajib dimiliki oleh siswa antara lain tanggung jawab, kerja sama, taat, dan disiplin dalam berbagai hal. Hal yang paling penting adalah karakter tersebut harus dipraktekkan dan dilakukan secara disiplin oleh setiap elemen sekolah.



Penulis : Nayla 'Izzata Millah



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel