Bahaya Skin Care Mengandung Merkuri

Bahaya Skin Care Mengandung Merkuri Bagi Kesehatan

Bahaya Skin Care Mengandung Merkuri

Assalamu’alaikum teman-teman, kembali lagi bersama saya dengan pembahasan yang berbeda lagi tentunya. Pembahasan kali ini tidak jauh dengan keseharian wanita, yaitu skincare. Tentunya kalian sudah tidak asing lagi kan dengan yang namanya skincare, mulai dari skincare yang dijual-jual di toko, skincare farmasi, hingga skincare dari klinik kecantikan.

Jika membahas tentang skincare di jaman sekarang ini, banyak pihak-pihak yang menjanjikan bisa putih dalam waktu kurang dari satu bulan. Tentu sangat wow bukan?

Dan tak sedikit pula dari kalian yang langsung tergiur atas hal itu, padahal jika kita berpikir lagi lebih matang, tidak ada skincare yang aman dengan janji bisa putih dalam waktu singkat. Sudah dapat dipastikan bahwa skincare tersebut mengandung bahan-bahan aktif  yang membahayakan bagi kulit kalian.

Ya mungkin kalian tidak merasakan efeknya dalam waktu dekat, tapi bisa saja dalam jangka waktu yang panjang. Salah satu bahan  berbahaya yang sering dipakai yaitu merkuri.

Pengertian Merkuri

Merkuri adalah suatu bahan kimia tambahan  yang dapat ditemukan didalam kosmetik krim pencerah wajah, sabun dan dapat digunakan sebagai pengawet suatu produk kecantikan. Merkuri sering ditemukan di produk pembersih rias dan mascarra.

Merkuri sering digunakan di produk pemutih karena merkuri mampu menghambat pembentukan melanin, sehingga dapat mencerahkan kulit wajah dalam waktu singkat. Kadar merkuri yang berlebih pastinya akan mengganggu ph kulit, kestabilan tubuh, lebih parahnya lagi dapat menggangu kesehatan kulit sehingga pigmen kulit akan terganggu dan otomatis akan menyebabkan kanker.

Ciri-ciri Skincare Bermerkuri

Apakah kalian mengetahui ciri-ciri skincare yang mengandung merkuri? Nah biasanya krim-krim tersebut dikemas dalam jar kosong tanpa adanya label/informasi tentang bahan-bahan apa saja yang terkandung didalam nya. Oleh karena itu sulit bagi kalian untuk membedakan krim yang mengandung merkuri atau tidak.

Berikut adalah ciri-ciri krim yang mengandung merkuri:
1. Aroma krim berbau seperti logam meskipun telah diberi parfum. Pemberian parfum bertujuan untuk menghilangkan bau logam yang sangat menyengat.

2. Warna krim yang mencolok, karena tidak menggunakan pewarna yang digunakan untuk bahan kosmetik, tapi menggunakan pewarna tekstil. Krim yang mengandung merkuri identik dengan warna yang mengkilat. Karena mengkilat adalah sifat utama merkuri. Biasanya krim siang berwarna putih, dan krim malam berwarna kuning.

3. Setelah kalian memakai krim yang mengandung merkuri, coba amati wajah kalian, maka kulit wajah kalian akan terlihat mengkilat atau berkilau.

4. Kulit akan berubah menjadi putih dalam waktu singkat kurang dari 1 bulan. Tergantung kandungan merkuri, jika semakin tinggi kandungan merkuri maka semakin cepat pula memberikan efek putih. Bahkan dalam beberapa kasus kulit nampak pucat seperti mayat. Warna putih lama kelamaan akan berubah menjadi abu-abu dan kemudian berubah menjadi kehitaman.

5. Pada awal pemakaian akan terasa gatal  dan akan berlanjut lebih para apabila kalian memiliki kulit yang sensitif.

6. Kulit akan lebih sensitif jika terkena sinar matahari. Kulit wajah akan memerah dan menyebabkan iritasi.

7. Tidak akan timbul jerawat, karena telah rusaknya lapisan kulit epidermis. Kulit tidak lagi mengandung  protein dan melanin yang berfungsi melindungi radiasi dari paparan sinar matahari. Sehingga kuman tidak menyukai kulit yang telah terkontaminasi merkuri termasuk juga nyamuk.

8. Pada wajah yang normal jerawat berfungsi sebagai indikator tingkat kandungan protein dan untuk mengontrol perawatan kulit wajah. Apabila kalian lupa tidak membersihkan wajah kalian makan jerawat tersebut akan tumbuh. Namun berbeda halnya dengan kulit wajah yang telah terkandung merkuri. Hal tersebut tidak akan terjadi lagi karena struktur protein kulit telah rusak .

9. Pori-pori akan tampak mengecil, itu dikarekan lapisan kulit terluar wajah telah tipis karena tergerus oleh logam merkuri tersebut. Untuk mengujinya kalian bisa memaparkan wajah kalian ke sinar matahari. Maka wajah kalian akan merasa terbakar, gatal dan disertai kemerahan, itu dikarenakan wajah kalian tidak mendapatkan perlindungan dari melanin lagi. Pada krim-krim siang yang benar selalu mengandung SPF sehingga pada siang hari kalian tidak akan merasakan sensasi terbakar, gatal dan kemerahan.

10. Apabila pemakaian kalian hentikna, maka akan timbun jerawa-jerawat kecil dan gatal. Kemudian akan muncul bintik-bintik hitam.

Efek Penggunaan Skincare Bermerkuri

1. Merkuri dapat menyebabkab kerusaan saraf dan menimbukan penyakit alzheimer, parkinson, insomnia, gangguan penglihatan, depresi dan lain-lain.

2. Menghambat dan memperlambat pertumbuhan janin, dan lebih parahnya dapat menyebabkan anak menderita autis.

3. Merusak ginjal. Apabila kadar merkuri menumpuk akan menyebabkan gangguan kerusakan organ lainnya.

4. Dapat menyebabkan keguguran dan kematian bayi dalam kandungan.

5. Merkuri dapat merusak kulit bagian bawah dan menyebabkan kanker kulit.

6. Menyebabkan kurusakan pada pencernaan.

7. Sakit kepala.

8. Daya ingat menurun.

9. Emosi yang berubah-ubah.

10. Gangguan sensori, termasuk kemampuan melihat, berbicra, mendengar.

11. Fungsi koordasi menurun.

Cara Membedakan Skincare Bebas Merkuri

1. Periksa komposisi produk yang kalian gunakan. Apabila tertera tulisan “merkuri” atau mercurio chloride, calomel, mercuric,atau  mercurio maka segera hentikan pemakaian.

2. Produk dengan kadar merkuri yang tinggi biasanya berwarna abu-abu atau krem.

3. Pastikan produk yang kalian gunakan telah ber BPOM.

4. Hindari produk yang berlabel atau berbahasa asing yang tidak kalian pahami.

5. Konsultasi pada dokter terkait produk yang akan kalian gunakan.

6. Apabila kalian merasa terpapar produk ber merkuri maka segera cici tangan dan bagian tubuh tersebut, jika perlu konsultasikan ke dokter.

7. Jangan mudah tergiur dengan produk yang menjanjikan putih dalam waktu singkat.

Cara Mengecek Skincare Bermerkuri

1. Menggunakan cincin emas. Oleskan krim yang biasa kalian gunakan ke tangan, kemudian gosok-gosok daerah tersebut menggunakan cincin emas. Apabila daerah tersebut berubah warna menjadi abu-abu atau hitam, maka krim tersebut mengandung merkuri.

2. Menggunakan kertas HVS. Oleskan krim wajah ke kertas hvs, kemudian setrika dengan suhu hangat. Apabila menghitam ketika disetrika maka mengandung merkuri. Jika tidak, maka krim anda aman.

3. Cek kemasan. Periksa segel kemasan krim kalian, saat segel rusak maka kandungan zat di dalam nya dapat terkontaminasi dengan bakteri atau zat dari luar.

4. Analisis bau. Produk yang bermerkuri memiliki bau logam yang sangat menyegat meskipun telah dicampur dengan parfum. Oleh karena itu apabila krim wajah kalian berbau yang tidak wajar, maka kalian harus berhati-hati.

5. Tekstur. Krim bermerkuri memiliki tekstur lebih lengket, biasanya juga campurannya tidak merata.

6. Larutkan ke dalam air. Kalian bisa mencoba dengan melarutkan ke dalam air. Jika krim kalian larut bercampu dengan air, maka krim kalian aman dari merkuri. Namun jika krim kalian tidak larut dalam air, maka positif mengandung merkuri. Karena krim bermerkuri cenderung lebih kental dan kasar.

7. Dan cara yang paling ampuh adalah membawa nya ke lab penguji.


Penulis: Mar'tus Sholikhah
Editor: Admin


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel