Iklan Responsif

MAKALAH EVALUASI PEMBELAJARAN DI SD MODUL 6 KONSEP DASAR DALAM PEMBELAJARAN

TUGAS KELOMPOK
EVALUASI PEMBELAJARAN DI SD
MODUL 6
KONSEP DASAR DALAM PEMBELAJARAN

Disusun Oleh:
1. DINI LADY PUSPITHA (837380928)
2. HERMIN NURANIFAH (837413621)
3. SEPTIYAN DIAN TRISTIANA (837383916)
4. WIDIANTO HARI WIDODO (837413581)

MAKALAH EVALUASI PEMBELAJARAN DI SD MODUL 6 KONSEP DASAR DALAM PEMBELAJARAN

 

MODUL 6

PEMBERIAN NILAI DAN TINDAK LANJUT HASIL PENILAIAN

KEGIATAN BELAJAR 1PRINSIP-PRINSIP PEMBERIAN NILAI

Dalam melakukan penilaian, guru hendaknya selalu berpedoman kepada prinsip-prinsip penilaian kelas.
A. TUJUAN PENILAIAN KELAS
1. Penelusuran (keeping track)
Penilaian bertujuan untuk menelusuri agar proses pembelajaran anak didik tetap sesuai dengan rencana.

2. Pengecekan (checking-up)
Penilaian bertujuan untuk mengecek apakah ada kelemahan-kelemahan yang dialami anak didik dalam proses pembelajaran.

3. Pencarian (finding out)
Penilaian bertujuan untuk mencari an menemukan hal-hal yang menyebabkan terjadinya kelemahan dan kesalahan dalam proses pembelajaran.

4. Penyimpulan (summing up)
Penilaian bertujuan untuk menyimpulkan apakah anak didik telah menguasai seluruh komptensi yang ditetapkan kurikulum.

B. FUNGSI PENILAIAN KELAS

1. Fungsi motivasi
Penilaian yang dilakukan guru harus bisa memotivasi siswa untuk belajar.

2. Fungsi belajar tuntas
Penilaian kelas harus diarahkan untuk memantau ketuntasan belajar siswa.

3. Fungsi sebagai indicator efektivitas pengajaran
Penilaian kelas juga digunakan untuk melihat seberapa jauh proses belajar mengajar telah berhasil.

4. Fungsi umpan balik
Penilaian harus diananlisis oleh guru sebagai bahan umpan balik bagi siswa dan guru.

C. PRINSIP PENILAIAN KELAS

1. Proses penilaian merupakan bagian dari pembelajaran
Penilaian baik dilakukan pada saat proses belajar mengajar berlangsung, pada akhir setiap pertemuan, maupun pada akhir pembelajaran atas kompetensi tertentu.

2. Penialaian mencerminkan masalah dunia nyata
Penilaian harus megarah pada pengungkapan kemampuan siswa dalam memecahkan persoalan yang ada dalam masyarakat dan dunia kerja.

3. Menggunakan berbagai ukuran, metode, dan kriteria
Penggunaan ukuran, metode dan teknik harus sesuai agar penilaian dapat memberikan hasil yang tepat dan terpercaya.

4. Penilaian harus bersifat holistk
Untuk mengetahui pencapaian kemampuan siswa secara utuh diperlukan penilaian yang mencakup seluruh aspek, baik kognitif, afektif dan psikomotor.

5. Penilaian kelas mengacu kepada kemampuan
Burir-butir yang dicakup dalam penialain harus terkait secara langsung dengan indikator pencapaian.

6. Berkelanjutan
Penilaian harus merupakan proses yang berkelanjutan dalam rangkaian rencana mengajar guru selama satu semester dan tahun ajaran.

7. Didaksis
Hasil penilaian diharapkan dapat digunakan untuk mendorong dan membina siswa dalam meningkatkan kualitas hasil belajar.

8. Menggali informasi
Penilaian kelas yang baik harus dapat memberikan informasi yang cukup bagi guru untuk mengambil keputusan dan umpan balik.

9. Melihat yang benar dan yang salah
Dalam melaksanakan penilaiaan guru hendaknya melakukan analisis terhadap penilaian dan kerja siswa secara seksama untuk melihat adanya kesalahan yang uum terjadi pada siswa dan sekaligus melihat hal-hal positf yang diberikan siswa.

D. PROSEDUR/METODE PENILAIAN KELAS

  • Penilaian tertulis
  • Tes praktek
  • Penilaian produk
  • Penilaian proyek
  • Peta perkembangan
  • Evaluasi diri siswa
  • Penilaian afektif
  • Portofolio


KEGIATAN BELAJAR 2PENILAIAN DI BERBAGAI JENJANG PENDIDIKAN

A. PEDOMAN PELAKSANAAN PENILAIAN DI JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
1. Ketuntasan belajar
Prinsip Ketuntasan Belajar merupakan suatu keharusan dengan diterpkannya Kurikulum Berbasis Kompetensi. Pelaksanaannya diwujudkan dengan adanya ketentuan Standar ketuntasan Minimal.

2. Kenaikan kelas
Kenaikan kelas dilaksanakan pada stiap akhir tahun pelajaran.

3. Kriteria kululusan
Peserta didik dapat dikatan lulus dari satuan pendidikan dasar dan menengah setelah:
a) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
b) Memperoleh nilai minimal
c) Lulus ujian sekolah
d) Lulus ujian nasional

Selanjutnya pelaksanaan penilaian hasil pembelajaran berbasis kopetensi dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Alat penilaian
b) Pensekoran
1) Skor tes objektif
2) Skor tes uraian
3) Skor aspek afektif
4) Skor aspek psikomotorik

B. PEDOMAN PELAKSANAAN PENILAIAN DI PERGURUAN TINGGI

Untuk mengetahui kapan dan bagaimana penilaian dilaksankan  dan bagaiamana hasil ujian dilaksanakan, diatur pada pasal 12:

  • Penilaian dilakukan secara berkala
  • Ujian diselenggarakan melalui ujian tengah semester, ujian ahir semester, ujian akhir program studi, uian skripsi, ujian tesis, ujian desetasi
  • Penilaian hasil belajar dinyatakan dalam A, B,, C, D dan E yang masing-masing bernilai 4, 3, 2, 1 dan 0.


Untuk persyaratan kelulusan adalah sebagai berikut:

  • Kelulusan ditetapkan atas pemenuhan jumlah SKS
  • Setiap perguruan tingi memiliki jumlah SKS tersendiri
  • Harus diatas IPK minimum


Aturan mengenai predikat kelulusan adalah sebagai berikut:

  • Memuaskan ditujukkan IPK 2.00-2.75, sangat memuaskan ditujukkan IPK 2,76-3.50, dengan pujian 3.51-4.00 (untuk diploma dan sarjana)
  • Memuaskan ditujukkan IPK 2.75-3.40, sangat memuaskan ditujukkan IPK 3.41-3.70, dengan pujian 3.71-4.00 (untuk diploma dan sarjana)
  • Predikat kelulusan dengan pujian ditentukan dengan memperhatikan masa studi maksimum
  • Predikat untuk kelulusan program doctor diatur oleh perguruan tinggi yang bersangkutan


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel