Iklan Responsif

Pentingnya Sahur

Not Eating Sahoor During Fasting, What Is The Effect?

Pentingnya Sahur

Definition of Suhoor

Sahur adalah suatu aktivitas makan dan minum pada malam hari menjelang pagi, yakni dari jam 01.00 malam hingga menjelang imsak pada sekitar jam 4.30. Bagi umat Islam, istilah sahur tentunya sudah tidak asing di telinga kita. 

Aktivitas ini kita lakukan setiap hari di bulan Ramadhan untuk membuat kita bertahan selama kurang lebih 12 jam tanpa makan dan minum sedikitpun. 

Karena waktunya yang terlalu dini, tidak sedikit orang yang merasa sulit untuk mengikuti sahur. 

Sehingga banyak sekali orang yang berpuasa tanpa sahur. Padahal, sahur memiliki berbagai macam manfaat. 

Apa yang terjadi apabila kita berpuasa tanpa melakukan sahur? Masalah tersebut akan kita bahas dalam artikel ini

Fasting

Berpuasa artinya menahan lapar, nafsu dan dahaga selama kurang lebih 12 hingga 14 jam membutuhkan banyak sekali energi. 

Dengan kita melakukan sahur, kita mendapatkan cadangan energi agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari. 

The Importance of Suhoor

Sahur itu penting. Selain membantu kita melewati hari dengan energi, sahur yang tepat juga akan menunjukkan bahwa nutrisi yang masuk ke tubuh kita adalah seimbang dan mencegah kurangnya asupan dalam tubuh saat berpuasa agar tubuh kita tetap sehat dan kuat menjalani hari tanpa makan dan minum. 

Puasa juga dapat melancarkan pencernaan kita serta membantu mengurangi atau mencegah rasa mual dan pusing saat puasa. 

Selain itu, puasa juga melatih kedisiplinan kita dalam perihal waktu karena sahur memiliki batasan waktu tertentu serta melatih kita untuk terbiasa bangun di pagi hari. 

The Effects of Not Eating Suhoor

Masih sering sekali kita dapati orang orang yang tidak bisa bangun lebih pagi untuk makan sahur dikarenakan banyak faktor diantaranya adalah tidur terlalu  malam. 

Hal tersebut menyebabkan kita kadang sulit untuk bangun sahur. Tidak sedikit orang yang kurang tidur memilih untuk tidak melaksanakan sahur dan tetap berpuasa pada pagi hari. 

Padahal, banyak sekali resiko yang kita dapatkan dengan tidak melakukan sahur diantaranya adalah,
1. Dehidrasi
Pastinya kita semua sudah tau apa itu dehidrasi. Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kita kekurangan cairan dan menyebabkan keseimbangan kerja tubuh terganggu. 

Ketika makan sahur, kita dianjurkan untuk minum air sebanyak 3-4 gelas air. Selain itu, kita juga dapat menambah cairan tubuh dengan mengonsumsi buah-buahan ataupun sayuran dan makanan yang berkuah.

2. Sakit Perut

Selama satu bulan penuh, kita tidak makan dan tidak minum hingga 13 jam setiap harinya. Apabila kita tidak sahur, tentu saja kita akan menjadi sangat lapar. 

Hal tersebut menyebabkan perut kita terasa sakit dan perih karena produksi asam lambung akan cukup tinggi pada saat kita tidak makan apapun.

3. Pusing

Dalam keadaan lapar, kerja organ tubuh manusia akan menurun. Apabila kita tidak makan sahur, pastinya hal tersebut membuat kerja organ semakin lebih cepat menurun jika dibandingkan dengan orang yang makan sahur. 

Hal ini dapat menyebabkan rasa pusing yang parah dan dapat menurunkan tingkat konsentrasi. Apabila konsentrasi menurun, maka produktivitas juga akan menurun.

Healthy Suhoor

Terkadang kita tidak menyadari betapa pentingnya pengaruh makanan yang kita makan terhadap puasa kita. Sehingga banyak orang yang lalai dan memilih menu untuk sahur dengan asal-asalan.  

Padahal sahur itu bertujuan untuk meguatkan puasa kita. Berikut beberapa tips sahur yang sehat agar puasamu tetap lancar seharian,

  • Minumlah air putih satu gelas sebelum makan sahur dan sesudah makan sahur. Dengan minum air putih sebelum sahur, maka organ organ akan siap untuk menerima makanan yang akan masuk ke dalam tubuh kita. Jangan lupa untuk minum air putih sesudah makan sahur juga. Minum air putih pada saat sahur itu dianjurkan sebanyak 3-4 gelas.
  • Mengonsumsi buah-buahan sebelum makan sahur. Buah akan membuat pencernaan kita lancar.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Hal ini dikarenakan pada saat puasa, kadar zat besi kita akan menurun. Sehingga sangat dianjurkan untuk makan makanan yang mengandung zat besi seperti, ikan, telur, sayur, ataupun daging merah.
  • Mengonsumsi karbohidrat seperti nasi ataupun roti gandum secukupnya. Jangan berlebihan! Hal tersebut bisa menimbulkan dampak buruk yakni salah satunya adalah gula darah naik.
  • Makanlah lauk-pauk yang mengandung protein tinggi seperti tahu, tempe, daging, maupun ikan.
  • Hindari makan makanan yang digoreng. Makanan yang digoreng dapat mengurangi ikatan oksigen dalam tubuh manusia kurang lebih sebesar 20 persen. Hal tersebut menyebabkan rasa kantuk yang berlebihan.
  • Makan makanan yang mengandung magnesium dan potassium  agar tubuh tidak kekurangan energi pada saat berpuasa. Makanan yang mengandung magnesium dan potassium adalah kacang almond, jeruk, dan pisang.



Penulis : Tiara Harindarputri


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel