Rotasi Bumi

Mengapa Bumi Berotasi?

Mengapa Bumi Berotasi?

Assalamu’alaikum sobat apa kabar kalian hari ini?, patinya baik dan tetap semangat dong. Oh ya sobat tahukah kalian bahwa bumi kita berotasi? Hal tersebut ditemukan sejak zaman dahulu oleh ilmuwan-ilmuwan seperti Copernicus, Galileo, dan Isaac Newton. 

Bersama dengan planet lain yang berada dalam tata surya, bumi berevolusi atau bergerak mengelilingi Matahari. akan tetapi selain berputar mengelilingi matahari, Bumi juga berputar pada porosnya atau biasa disebut dengan rotasi bumi. 

Hal tersebut tentunya menimbulkan sebuah pertanyaan, mengapa sih bumi perlu berotasi, dan apabila bumi memang berputar pada porosnya mengapa kita tidak bisa merasakan bahwa bumi mengalami rotasi atau berputar pada porosnya? Untuk dapat mengetahuinya simak baik-baik artikel berikut ini.

Mengapa Bumi Berotasi?

Sejak Kapan Bumi Mulai Berotasi?

Awal mula bumi berotasi. Bumi telah berputar sejak sekitar 4,7 miliar tahun yang lalu, yaitu ketika awal mula bumi terbentuk. Pada awalnya bumi masih terbentuk dari kumpulan debu dan gas bekas sisa fenomena Big Bang. karena pengaruh gravitasi, mengakibatkan debu dan gas tersebut bergerak saling tarik menarik satu sama lain. 

Tarikan yang paling kuat berasal di tengah-tengah sehingga menyebabkan debu dan gas tertarik ke pusat dengan gerakan berputar. Seiring dengan waktu, partikel gas dan debu memadat sehingga terciptalah daratan. 

Dalam proses tersebut terjadi suatu perputaran yang terjadi hingga saat ini. hal tersebut berhubungan dengan hukum kedua Newton yaitu, benda yang bergerak pada kelajuan tertentu akan cenderung tetap bergerak., putaran yang terjadi akibat proses tersebut tidak hilang hingga suatu saat nanti.

Sejak Kapan Bumi Mulai Berotasi?

Berapa Kecepatan Rotasi Bumi?

Kecepatan Rotasi Bumi. Sebenarnya bumi kita tidak berputar tegak lurus,akan tetapi sedikit miring dengan kemiringan sebesar 23.5 derajat. Kemiringan tersebut menyebabkan adanya perbedaan musim di bumi bagian utara dan bagian selatan.. Bila bumi berotasi secara tegak lurus, maka seluruh bagian bumi akan merasakan durasi waktu siang dan malam yang sama. 

Dalam sekali putaran bumi memerlukan waktu selama satu hari. Karena ukurannya yang begitu besar, permukaan bumi bergerak sangat cepat yaitu bila diukur di sepanjang garis khatulistiwa, bumi berputar dengan kecepatan 1.670 km/jam.

Berapa Kecepatan Rotasi Bumi?

Mengapa Kita Tidak Merasakan Rotasi Bumi?

Bumi berputar dengan kecepatan sekitar 1.670 kilometer per jam, akan membawa seluruh benda yang ada di bumi dalam perputaran siang dan malam.

Pergerakan rotasi bumi adalah tetap atau konstan, akan tetapi karena massa dan ukuran bumi yang sangat besar, mengakibatkan kita tidak bisa merasakan putarannya, karena kita juga ikut bergerak bersamanya.. dalam hal ini fisikawan  biasa menyebutnya sebagai ‘bingkai referensi’ atau ‘perspektif’. 

Jadi apabila kita berada di dalam kereta api dan melihat keluar jendela, kita akan melihat sekitar kita yang bergerak, bukan kita sehingga kita tidak ikut bergerak. Hal tersebut juga terjadi ketika kita berada didalam bumi yang berotasi.

Mengapa Kita Tidak Merasakan Rotasi Bumi?

Apa Yang Terjadi Jika Bumi Berhenti Berotasi?
Dampak berhentinya Rotasi Bumi
Apabila bumi yang kita tempati tidak bergerak, maka bumi masih berputar mengelilingi matahari tapi tidak berputar pada sumbunyayang berakibat pada panjang hari di bumi akan sama seperti panjang tahun di bumi atau satu hari di bumi akan berakhir setelah 365 hari. Dan kita semua yang ada di bumi akan mengalami siang hari selama setengah tahun dan malam hari selama setengah tahun.

Namun tidaak hanya itu saja. Bagian bumi yang mengalami siang hari yang begitu panjang akan sangat panas sedangkan yang mengalami malam akan sangat dingin karena tidak memperoleh sinar matahari sama sekali. Efek lainnya, tidak ada lagi musim di Bumi.

Apa Yang Terjadi Jika Bumi Berhenti Berotasi?


Selain itu bencana juga bisa terjadi di Bumi ketika Bumi yang tadinya berputar pada sumbunya tiba-tiba menjadi berhenti. Karena ketika Bumi berputar, semua benda di dalam Bumi ikut berputar dengan kecepatan yang sama. 

Jadi apabila bumi tiba-tiba berhenti berotasi, maka semua benda di dalamnya masih akan terus bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi dan berakbibat terjadinya suatu bencana. Bangunan-bangunan akan runtuh, lautan pun akan meluap dalam gelombang pasang yang besar dan akan terjadi angin atmosfer yang sangat kencang menyapu permukaan bumi. 

Dampak berhentinya Rotasi Bumi

Namun efek yang paling besar akan dirasakan pada bagian khatulistiwa karena semakin jauh dari garis ekuator atau semakin dekat dengan kutub, maka kecepatan rotasi bumi akan semakin rendah. Jadi, bila kita berada di kutub utara atau kutub selatan, kita hampir tidak akan merasakan akibat dari berhentinya rotasi bumi tersebut.

Bagaimana sobat pasti ilmu kalian semakin bertambah dengan membaca artikel ini, semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian semua. Salam literasi !!!

Penulis : Moh. Rizky Perdana Ardiansyah


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel