Iklan Responsif

Apa Pentingya Kompetensi Guru

Pentingnya Kompetensi Guru Sebagai Tiang Pendidik

Apa Pentingya Kompetensi Guru


Guru merupakan sebuah profesi yang sangat penting dalam konteks pendidikan. Melalui seorang guru kita dibelajari mengenai berbagai pendidikan mulai dari pelajaran tentang ilmu pengetahuan sampai dengan pelajaran tentang ilmu dalam kehidupan. Sosok guru merupakan sosok yang digugu dan ditiru. Melalui setiap perkataan dan perbuatan mestinya tenaga pengajar melakukan hal yang terbaik sehingga dapat dijadikan tiang pedoman bagi semua peserta didik. 

Tiang pendidikan yang dimaksudkan adalah sebagai tiang acuan setiap peserta didik mengenai apa yang harus dilakukan kemana harus berjalan dan apa yang semestinya diperlukan untuk selanjutnya dapat ditemukan jawabannya hanya dengan meminta pendapat dan melihat perilaku yang dilakukan gurunya tersebut.

Pelatihan dalam kompetensi guru perlu dilakukan dengan semestinya agar mewujudkan sosok tenaga pengajar yang berkompeten. Kompetensi – kompetensi yang diperlukan seorang guru sudah diatur pemerintah dan kemudian dirumuskan menjadi empat kompetensi yang saling berkesinambungan antara satu kompetensi dengan kompetensi lainnya. Terwujudnya setiap kompetensi guru dapat menjadi tiang sanggaan yang baik bagi setiap peserta didik. Sudah menjadi semestinya guru menjadi sosok tiang sanggaan yang selalu menjadi rujukan sang peserta didik.

Dasar – dasar dalam pendidikan dan dasar materi yang diberikan tergantung dalam apa yang diberikan dari guru mata pelajaran tersebut. Keempat kompetensi guru harus dipastikan bahwa guru menguasai semua kompetensi yang telah dirumuskan. Pelatihan terhadap setiap kompetensi didapati saat masa pendidikan yang dialami sesaat kuliah. Selain didapati dari semasa kuliah formal setiap pengalaman dari organsisasi dan keadaan luar yang diperoleh individu yang akan dikader menjadi tenaga pengajar. Pengalaman saat mengajar diawal – awal berkarir sebagai guru dapa menjadi penguat tiang tersebut menjadi sosok tenaga pengajar yang kokoh. 

Kompetensi yang menjadi pokok tiang sanggaan adalah kompetensi sosial guru. Memiliki kompetensi sosial yang baik menjadikan setiap peserta didik nyaman dengan sosok guru. Dengan kenyamanan tersebut maka dapat terbentuk ikatan yang baik antara guru dan murid sehingga dapat berbagi pengalaman dan permasalahan sehingga guru dapat membantu peserta didik menyelesaikan masalahnya. 

Karena setiap peserta didik memiliki karakter yang berbeda – beda maka guru perlu memahami karakter tersendiri dari peserta didik melalui kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik yang dimiliki dapat menjadi acuan untuk penghubung tiang sanggan ini dengan peserta didik. 

Lingkungan pendidikan yang terkendali dapat diwujudkan melalui guru yang telah menguasai keempat kompetensi. Lingkungan pendidikan tersebut menjadi keadaan yang kondusif dan nyaman bagi peserta didik berada di tempat itu. 

Tempat yang sudah nyaman ditempati maka dapat menjadi tempat yang dijadikan sandaran mereka. Mereka cenderung membagikan setiap keadaan berupa masalah dan keadaan yang terjadi di kehidupan mereka disitu, kemudian kompetensi yang dimiliki guru menjadi kuncian utnuk menghadapi keadaan tersebut.

Sebagaimana yang telah disebutkan diawal, guru merupakan sosok yang digugu dan ditiru. Kompetensi professional guru yang mewujudkan wibawanya dapat mengatasi setiap masalah yang dihadapinya dengan bijak, maka peserta didik juga merasa itu adalah langkah yang benar dan perlu untuk ditiru. Sanggaan yang semakin kuat menjadi hubungan yang sangat erat, melalui hubungan yang nyaman peserta didik cenderung menghormati guru. 

Melalui hal tersebut pemberian materi dapat dapat diberikan dengan pengetahuan terhadap karakter setiap peserta didik. Dengan pemahaman – pemahaman tersebut dapat berlangsung pembelajaran yang baik. Maka proses pembelajaran dapat berjalan dua arah dan berkesinambungan anatara tenaga pengajar dengan peserta didik.


Penulis : Alvin Rezkya N


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel