Iklan Responsif

hubungan pendidikan – pendidik– peserta didik

HUBUNGAN PENDIDIKAN – PENDIDIK– PESERTA DIDIK

HUBUNGAN PENDIDIKAN – PENDIDIK– PESERTA DIDIK

Kehidupan dunia ini tidak bisa terlepas dari pendidikan, sebagaimana hadist اطلبوا العلم من اللهد الى اللخد  yang mempunyai arti tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai ke liang lahat. Hadist tersebut menjelaskan bahwa pendidikan terjadi mulai dari manusia terlahir di dunia tanpa pengetahuan apapun sampai manusia mengalami kematian dan dikuburkan ke liang lahat. Manusia sejak lahir membutuhkan pendidikan sebagai bekal kehidupannya. Pendidikan dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. 

Pengertian Pendidikan

Menurut KBBI, Pendidikan merupakan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Pendidikan tidak terpaku pada kelas, buku, meja, alat tulis, seragam, sekolah, dan sebagainya. 

Namun, terjadinya proses transfer pengetahuan sekecil apapun dapat dikatakan sebagai pendidikan. Seorang musafir yang tidak tau arah jalan kemudian bertemu dengan seseorang yang mampu menunjukkan arah jalan yang benar merupakan contoh dari proses pendidikan. 

Tanpa membutuhkan ruang kelas, buku, alat tulis maupun seragam, transfer ilmu pengetahuan dari seseorang kepada orang yang lainnya dapat terjadi. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan lebih sering terjadi di lingkungan sekolah. Selain lingkungan sekolah, pendidikan juga dapat dilakukan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Pendidik dan peserta didik memiliki kaitan yang erat dengan pendidikan. Ketika proses pendidikan berlangsung, secara tidak langsung ada 2 orang atau lebih yang terlibat dan subjek itu biasa disebut dengan pendidik dan peserta didik. 

Sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa seorang pendidik adalah guru, dosen, atau pengajar kemudian mahasiswa dan murid merupakan peserta didik. Jika ditinjau dari pembahasan mengenai pendidikan seperti diatas, pendidik dan peserta didik tidak hanya terbatas pada ruang lingkup tertentu. Pendidik merupakan seseorang yang menyampaikan ilmu, materi, informasi atau pengetahuan apapun dan pendidik termasuk subjek penting dari proses pendidikan itu sendiri. 

Selain pendidik, peserta didik juga memiliki peran penting dalam terwujudnya pendidikan. Perkembangan proses pendidikan yang tidak hanya terbatas pada usia sekolah saja memberikan arti lain mengenai peserta didik. Peserta didik dapat diartikan sebagai subjek yang menerima ilmu, materi, informasi atau pengetahuan yang disampaikan oleh pendidik. Pada awalnya, masyarakat berasumsi bahwa peserta didik merupakan anak-anak usia sekolah. Namun, saat ini peserta didik termasuk juga didalamnya orang dewasa.

Komponen merupakan bagian dari suatu sistem yang memiliki peran dalam keberlangsungan sebuah proses untuk mencapai tujuan tertentu. Adapun komponen yang terpenting dalam pendidikan antara lain pendidik, peserta didik, dan pengetahuan yang disampaikan pendidik kepada peserta didik. Pengetahuan memiliki cakupan arti yang luas. 

Lingkungan sekolah memberikan pendidikan seperti kalkulus, kimia organik atau bioteknologi, tetapi pendidikan di lingkungan keluarga dan masyarakat berbeda. Pada lingkungan keluarga, orangtua menjadi pendidik utama bagi anak-anaknya sedangkan tokoh masyarakat yang berperan aktif dalam proses pendidikan di lingkungan masyarakat. 

Bukan hanya pengetahuan akademik disekolah, tetapi informasi atau ilmu mengenai kehidupan sosial bermasyarakat juga termasuk ilmu pengetahuan. Pengetahuan tersebut hanya didapatkan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Komponen pendidikan di lingkungan keluarga yaitu orangtua sebagai pendidik dan anak sebagai peserta didiknya. Karakter dibangun dari pendidikan dilingkungan keluarga. 

Secara tidak sadar, pendidikan berlangsung setiap hari dan dimana pun tempatnya. Relevansi yang terjadi antara pendidik, peserta didik dan ilmu pengetahuan membantu terwujudnya tujuan pendidikan sehingga proses pendidikan berlangsung secara efektif meski tanpa adanya pengawasan khusus dari pihak-pihak tertentu.


Penulis : Dyah Ayu Lestari

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel