Manfaat Belajar Menyenangkan

Pembelajar Menyenangkan


Manfaat Belajar Menyenangkan


Pendidikan merupakan investasi masa depan. Melalui pendidikan, peserta didik dapat mengembangkan segala potensi yang ada pada dirinya. Melalui pendidikan pula, sebuah negara bisa maju menjadi negara yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Dengan demikian, negara bisa bersaing dengan negara maju lainnya seperti Amerika, Inggris, Rusia, China, Korea, dan negara negara maju lainnya. 

Bahkan dengan pendidikan yang bermutu kita bisa bersaing dengan negara yang memiliki pendidikan yang bermutu lainnya, terutama Finlandia Peserta didik dapat memberi peningkatan terhadap wawasan pengetahuannya dari yang awalnya tidak tahu menjadi lebih tahu. Pendidikan berusaha untuk memfasilitasi potensi peserta didik dan memberi bekal peserta didik untuk menyiapkan kehidupan di masa yang akan datang. 

Pendidikan sangat erat kaitannya dengan proses pembelajaran atau kegiatan belajarn dan mengajar. Keberadaan guru  menjadi salah satu komponen yang penting dalam proses belajar mengajar. Tugas guru adalah membelajarkan peserta didik. Keberhasilan proses belajar mengajar juga tergantung guru yang memimpin jalannya proses belajar. Jika guru tidak dapat memimpin jalannya kelas dengan baik, maka kegiatan belajar tidak akan berjalan dengan lancar bahkan keadaan akan kacau dan tidak kondusif. 

Dalam proses mengajar peserta didik, guru perlu mengembangkan kompetensi dan tekniknya dalam mengajar. Sangat sering guru kurang memperhatikan teknik mengajar. Sekarang ini, banyak sekali seorang guru yang menerapkan metode mengajar yang membosankan. Misalnya hanya terpaku pada buku yang dibaca, berceramah dan keluar dari topik pembelajaran, serta pemberian terlalu banyak tugas sehingga peserta didik kehilangan waktu belajar yang digunakan untuk mengerjakan tugas yang terlalu banyak dari seorang guru. 

Banyaknya mata pelajaran yang harus terkuasai oleh guru, membuat para guru menerapkan metode ceramah dalam pembelajaran setiap hari secara terus - menerus sehingga peserta didik merasa jenuh, bosan, bahkan bermalas-malasan mengikuti proses pembelajaran tersebut. Hal terebut memberi dampak negatif kepada peserta didik. Dampak tersebut adalah  penurunan prestasi belajar peserta didik. Sebagai seorang guru, harus pandai mengelola kelas sehingga kelas menjadi lebih hidup. Seorang guru juga harus pandai mengemas suatu pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. Hal ini sangat bermanfaat bagi peserta didik sehingga proses belajar mengajar tidak tegang. 

Guru dapat mengembangkan keprofesionalitasnya menjadi salah satu cara mengatasi kebosanan siswa dalam belajar. Hal ini dapat didukung dan didorong dengan adanya penggunaan media pembelajaran yang berkualitas. Misalnya, guru dapat menyajikan materi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang ada seperti penggunaan powet point yang menarik, sebuah video yang berkaitan dengan topik pembelajaran, dan animasi animasi yang menarik dan sesuai dengan pembelajaran. 

Selain itu dengan berbagai metode-metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif membuat para siswa tidak jenuh terhadap materi dan lebih berkembang. Penerapan game dalam proses belajar mengajar juga perlu dilakukan. Dalam proses ini, membantu peserta didik belajar tanpa kehilangan waktu bermainnya.

Penerapan game dalam pembelajaran membuat proses belajar mengajar menjadi lebih aktif dan tidak tegang. Selain itu, guru harus bisa menyesuaikan peserta didiknya. Menjadi seorang guru harus menciptakan suasana yang nyaman dan seru, sehingga peserta didik bisa klop dengan guru tersebut. Memang, menjadi guru sebaiknya selalu paham dan tahu tentang perkembangan zaman. Menjadi guru yang memiliki kemampuan teknologi yang baik akan dapat mmembantu dan melancarkan proses pembelajaran siswa. Dengan suasana tersebut, diharapkan dapat mengubah suasana bosan atau jenuh dalam kegiatan belajar menjadi senang, lebih bergairah, dan termotivasi. Dengan demikian, prestasi siswa sangat berpotensi mengalami kenaikan. 


Penulis : Fajaria Meli S

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel