Iklan Responsif

Usaha Mengatasi Masalah Pendidikan di Indonesia

Usaha-usaha Mengatasi Masalah Pendidikan

Usaha Mengatasi Masalah Pendidikan di Indonesia

1. Pemerataan memeroleh pendidikan

Usaha untuk meningkatkan pemerataan memperoleh pendidikan adalah melalui desentralisasi. Desentralisasi di bidang pendidikan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemerintah daerah beserta masyarakatnya untuk berperan serta dalam pendidikan. Peran serta perorangan, masyarakat dan swasta dalam penyelenggaraan pendidikan akan lebih efektif karena hasil dan manfaatnya akan dapat dirasakan oleh masyarakat itu sendiri.

2. Peningkatan kualitas dan relevansi pendidikan

Upaya untuk meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan adalah dasar pemikiran makro yang melandasi lahirnya undang-undang Nomor 22 Tahun 1999, tentang Pemerintah Daerah adalah untuk menghadapi tantangan persaingan global. Sehingga bangsa Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negara sendiri sebagai akibat dari tingginya kualitas SDM melalui pendidikan.

3.  Perbaikan manajemen pendidikan

Upaya untuk meningkatkan mutu manajemen sekolah, diterapkannya manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah dalam (MPMBS). MPMBS ini merupakan alternatif sekolah dalam program desentralisasi di bidang pendidikan. Upaya ini ditandai dengan adanya otonomi luas di tingkat sekolah partisipasi masyarakat yang tinggi dan dalam kerangka kebijakan nasional. MPMBS menawarkan kepada sekolah agar dapat menyediakan pendidikan yang lebih baik dan lebih memadai bagi para siswanya. 

Dengan adanya otonomi sekolah menjadikan kinerja para staf, guru dan pimpinan sekolah menjadi meningkat, untuk memberikan layanan terbaiknya dalam pembelajaran dan pendidikan. MPMBS ditandai dengan adanya otonomi sekolah dan partisipasi masyarakat yang tinggi tanpa mengabaikan kebijakan nasional ditunjukkan untuk meningkatkan efisiensi mutu dan pemerataan pendidikan.

Daftar Pustaka

Roesminingsih dan Susarno, l. H. 2005. Teori dan Praktek Pendidikan. Surabaya : Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Pendidikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel