Iklan Responsif

Bagaimana Cara Mengantisipasi Supaya Tidak Banyak Sampah Plastik?

Assalamualaikum sahabat milenial, di sini saya akan membahas tentang cara mengantisispasi supaya tidak banyak sampah plastik. Bagaimana kita sebagai generasi milenial dapat mengubah sampah-sampah plastik itu menjadi kerajinan tangan yang kreatif? Hmmm... Kalian pasti nggak mau kan melihat lingkungan yang kumuh dan kotor atau melihat pemandangan sampah-sampah plastik di mana-mana. Di sini saya akan membahas secara ringkas agar tidak banyak sampah plastik yang terbuang. 
Bagaimana Cara Mengantisipasi Supaya Tidak Banyak Sampah Plastik? Siti Maesaroh


Generasi milenial wajib peduli terhadap sampah plastik

Kita sebagai generasi muda harus cerdas dalam mengolah suatu bahan produk yang bisa membuat kelestarian lingkungan disekitar menjadi kumuh dan tidak sedap dipandang. Suatu perubahan yang besar dimulai dari sesuatu hal yang sederhana yaitu dengan cara membawa tas, botol, dan tempat makan untuk pembelian suatu bahan makanan dan minuman.

Hal tersebut bertujuan untuk pengendalian sampah plastik tidak menjadi tambah meluas, dengan kita membawa tas dan botol kita bisa mengurangi sedikit penecemaran limbah plastik. Kita harus bisa mengurangi penggunaan sampah plastik seperti sedotan dan sendok plastik.

Karena sedotan dan sendok plastik merupakan penyumbang sampah plastik yang cukup besar. Cara untuk mengatasi agar tidak semakin banyak sendok plastik dan sedotan dengan cara membawa sendok dan garpu dari rumah. Bisa juga dengan menggunakan sedotan reusable yang dapat digunakan secara berulang-ulang.

Produk kemasan plastik memang praktis. Namun kita tidak tahu bagaimana dampak lingkungan dari produk kemasan plastik yang kita gunakan sehari-hari. Maka dari itu kita harus meminimalisir penggunaan produk plastik agar tidak banyak sampah plastik yang menimbun yang bisa menyebabkan kerusakan lingkungan dan pemandangan yang tidak sedap. Perubahan yang besar dimulai dengan sesuatu hal sederhana, seperti mengurangi timbunan sampah plastik. Sudah saatnya kita sebagai generasi muda untuk bisa mendaur ulang sampah-sampah yang masih bisa berguna setelah pemakaian.

Bagaimana cara agar kita bisa mengolah sampah-sampah plastik menjadi bahan yang berguna dan indah? 

Kita sebagai generasi millenial atau generasi penerus bangsa harus bisa bermanfaat bagi orang lain, lingkungan dan sekitarnya. Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi? Tentu banyak cara untuk bisa membuat sampah-sampah plastik itu agar bisa terlihat berguna dan menjadi indah.

Dengan cara membuat kreasi-kreasi atau inspirasi-inspirasi yang membuat sampah-sampah plastik yang terlihat jelek dan tidak layak dipakai itu menjadi suatu benda atau alat yang indah dan berguna. Bisa juga dengan kreativitas sampah-sampah plastik itu bisa menghasilkan pundi-pundi uang.

Kita ambil saja contohnya seperti bungkus minuman kopi, marimas, dan lain sebagainya itu bisa didaur ulang untuk pembuatan tas, dompet, dan aksesoris lainnya yang menarik. Dengan kreativitas tersebut, kita bisa menghasilkan uang sendiri tanpa meminta kepada orang tua.

Bagaimana perasaanmu jika tidak meminta uang ke orang tua lagi? Kamu pasti senang dan bangga karena bisa menghasilkan uang dengan kerja keras dan jerih payah keringat sendiri. Selain itu, kamu juga bisa menghasilkan uang dan turut menjaga kelestarian lingkungan agar tetap bersih dan bebas dari sampah plastik.

Cara lain dengan kita mengurangi memesan makanan di luar rumah. Mari kita biasakan memasak makanan sendiri agar mengurangi produk sampah plastik dan selain itu bisa meningkatkan kemampuan memasak kamu menjadi lebih baik lagi.

Penggunaan sampah plastik memang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari maka dari itu kita harus mulai membiasakan tidak menghasilkan sampah plastik karena penggunaan sampah plastik dapat mengancam lingkungan dan kesehatan tubuh kita. Semoga artikel ini bisa membri manfaat. Amiin.

Penulis: Siti Maesaroh (S1 PGMI UIN Sunan Ampel Surabaya)
Editor: Binar Kurnia Prahani

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel