Iklan Responsif

Cara Terbaik Merebus Telur

Proses Apa yang Terjadi Ketika Merebus Telur?

Merebus Telur

Assalamu’alaikum kawan-kawan sekalian, bagaimana kabar kalian? Semoga selalu dalam keadaan sehat ya. Pastinya masih semangat membaca kan? Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang proses yang terjadi ketika merebus telur. Baiklah langsung saja kita bahas.

Merebus Telur

Siapa sih yang tidak kenal telur? Telur adalah lauk makan favorit bagi anak-anak. Merebus telur adalah sebuah kegiatan yang sederhana.

Hanya perlu wadah, air, kompor, dan tentunya telur. Ketika merebus telur pernahkah kalian bertanya-tanya, mengapa telur bisa menjadi masak? Apakah ada sebabnya?

Perpindahan Panas

Proses perpindahan kalor atau panas adalah proses perpindahan energi dari suatu tempat yang bersuhu tinggi ke tempat yang bersuhu lebih rendah. Dalam aktivitas merebus, api menjadi sesuatu yang penting.

Wadah yang digunakan harus tahan terhadap api, misalnya alumunium. Alumunium akan menghantarkan panas api dengan sempurna kepada benda yang ada di dalamnya. Ya! Telur bisa masak karena adanya perpindahan panas tersebut.

Perpindahan panas seperti apa ya yang terjadi?
Proses perpindahan kalor atau panas dibagi menjadi tiga, yaitu konveksi, konduksi, dan radiasi.

Perpindahan Panas Secara Konveksi

Perpindahan kalor secara konveksi adalah perpindahan panas yang menyebabkan terjadinya perubahan zat pada sebuah benda akibat dari perubahan suhu atau perpindahan energi yang terjadi. Proses ketika merebus telur adalah seperti ini, api dari bagian bawah panci akan membuat air mendidih setelah beberapa menit.

Air dapat mendidih karena panas api dihantarkan oleh wadah yang terbuat dari bahan yang dapat menghantarkan panas yang biasa disebut sebagai konduktor panas. Kemudian suhu panas dari air yang mendidih lama-kelamaan membuat telur yang semula zatnya cair berubah menjadi padat atau masak, sehingga telur dapat dikonsumsi.

Perpindahan Panas Secara Konduksi

Konduksi adalah proses perpindahan kalor tanpa disertai dengan perpindahan partikelnya. Jadi, ketika terjadi perubahan suhu, partikel didalam benda tersebut tidak mengalami perubahan bentuk, hanya mengalami pergeseran saja. Yaitu energi panas yang diterima oleh benda menjadi menyebar rata keseluruh permukaan yang ada dibenda tersebut.

Biasanya, proses perpindahan kalor konduksi terjadi pada permukaan benda padat. Perpindahan kalor paling cepat terjadi pada benda padat yang terbuat dari logam. Itulah sebabnya logam disebut sebagai benda penghantar panas paling baik.

Contohnya adalah ketika sendok didekatkan beberapa saat dengan kompor yang menyala, sendok terasa panas sekali namun tidak merubah bentuk dari sendok tersebut.

Panas dapat berpindah dengan perantara ataupun tanpa perantara. Benda konduktor adalah benda-benda yang dapat menghantarkan panas dengan baik. Ada juga benda isolator yang mampu menghantarkan panas namun lambat.

Perpindahan Panas Secara Radiasi

Perpindahan kalor secara radiasi tidak memerlukan perantara sehingga dapat dirasakan secara langsung. Contohnya ketika siang hari yang terik dimana sinar matahari bisa kita rasakan panasnya meski letak matahari jauh dari bumi. Atau udara panas dari api unggun terasa dikulit saat kita mendekat.

Semua itu dapat kita rasakan tanpa perantara kan? Contoh lain adalah sinar matahari yang dapat mengeringkan baju yang basah. Proses ini tidak memerlukan perantara benda apapun.

Kandungan Telur

Selain mengetahui proses perpindahan panas saat merebus telur, kita juga harus mengetahui kandungan telur yang sering kita konsumsi. Telur kaya akan protein yang sangat penting bagi tubuh. Dalam sebutir telur, terdapat protein sekitar 6,5 gram.

Cocok banget buat teman-teman yang mau diet nih. Selain itu di dalam sebutir telur juga mengandung asam amino. Setidaknya ada 9 jenis dari asam amino yang tidak dapat dibuat oleh tubuh. Bagian putih telur merupakan sumber ribllflavin serta selenium dan vitamin esential seperti kolin, niasin betain, B12 serta folat.

Vitamin esential yang berupa folat ini bagus untuk menjaga kesehatan ibu hamil. Mengonsumsi satu butir telur secara rutin perhari dapat digunakan untuk mencukupi 28% kebutuhan kolin bagi ibu hamil. Selain untuk kesehatan, putih telur juga dapat digunakan sebagai bahan kecantikan. Masker yang terbuat dari putih telur dapat memutihkan wajah.

Nah seperti itu teman-teman, apa kalian sudah mengerti? Jadi, proses yang terjadi ketika merebus telur adalah proses perpindahan kalor atau panas secara konveksi. Sampai di sini pembahasan kita, semoga artikel ini bermanfaat. Terus budayakan membaca ya teman. Terima kasih.

Author: PGMI_Hanifah_ Proses Apa yang Terjadi Ketika Merebus Telur?
Penulis: Hanifah
Editor: Admin


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel