Iklan Responsif

Luka Lebam, Dikompres Dengan Es Atau Air Hangat?

Luka Lebam

Luka Lebam

Halo sobat, pasti diantara kalian pernah mengalami lebam ataupun memar kan? Ya, luka lebam ataupun memar dapat terjadi karena beberapa hal salah satunya terbenturnya tubuh terhadap suatu benda dengan keras.

Saat terjadi luka lebam, apa yang harus kalian lakukan? Apakah dibiarkan saja hingga sembuh dengan sendirinya? Ataukah harus dikompres? Jika dikompres, harus dengan es atau air panas? Untuk tahu jawabanny, yuk simak penjalasan dibawah ini.

Lebam adalah

Lebam atau memar adalah suatu jenis cedera karena terbentur sesuatu atau jatuh pada jaringan tubuh yang menyebabkan aliran darah dari sistem kardiovaskular mengendap pada jaringan sekitarnya.

Warna kebiruan yang terdapat pada memar merupakan hasil reaksi konversi dari hemoglobin menjadi bilirubin. Selanjunya bilirubin akan dikonversi menjadi hemosiderin yang berwarna kecoklatan.

Lebam Tanpa Sebab

Penyebab muncuknya lebam tiba-tiba diantaranya pembuluh darah tipis, benturan yang tak disadari, kelainan pada faktor pembekuan darah, ataupun kurangnya trombosit dalam darah.  Jika tubuh kekurangan trombosit, maka akan muncul bercak-bercak merah yang muncul dimana saja pada area tubuh, termasuk tangan, kaki, dan paha.

Bercak tersebut berukuran kecil dan berjumlah banyak. Faktor lain adalah kelainan pada plasma atau cairan darah yang menyebabkan gangguan pada proses pembekuan darah yang terjadi karena protein yang hilang pada susunan plasma, gangguan tersebut bersifat genetik atau keturunan.

Lebam Leukemia

Leukemia berkaitan dengan sumsum tulang dimana diibaratkan sebagai pabrik darah merah, darah putih, keping darah atau trombosit. Leukemia atau kanker darah bermula dari pembelahan sel darah. Satu sel darah membelah menjadi sel darah merah putih, leukosit dan trombosit.

Saat sel membelah sangat mungkin terjadi kerusakan genetik yang disebabkan sejumlah faktor misalnya polutan yang terhirup ataupun virus. Kekurangan trombosit tersebut menyebabkan munculnya bintik-bintik merah menyerupai memar.

Kompres Es

Kompres air dingin arau es digunakan untuk cidera dalam 24 hingga48 jam yang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya peradangan. Suhu yang rendah dapat merangsang penyempitan darah dan memperlambat aliran darah pada lokasi cedera.

Pada daerah yang terkena cedera terjadi peradangan dan kerusakan pembuluh darah yang akan menyebabkan sel-sel darah keluar dari pembuluh darah dan menyebabkan kulit berwarna merah kebiruan. Untuk melakukan kompres, bungkus kompres terlebih dahulu dengan handuk agar suhu dingin tidak menyentuk kulit secara langsung.

Sebaiknya kompres dilakukan tidak lebih dari 20 menit. Saat sudah 20 menit, angkat kompres, berikan jeda selama 10 menit sebelum mulai mengompres lagi.

Kompres Air Hangat

Kompres air hangat biasanya digunakan untuk meredakan nyeri otot atau sendi yang sudah berangsur lama. Suhu hangat dapat memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah dan suplai oksigen lebih mudah mengenai bagian tubuh yang sakit sehingga membantu otot berelaksasi dan mengurangi serta meningkatkan rentang gerak bagian tubuh yang nyeri.

Suhu yang digunakan untuk mengompres harus diperhatikan agar tidak terlalu panas. Suhu yang disarankan untuk kompres air hangat adalah antara (40-50)0C dengan mengompresnya kurang dari 20 menit.

Kompres hangat tidak dianjurkan untuk luka yang baru atau kurang dari 48 jam karena akan memperburuk luka akibat menumpuknya cairan pada lokasi cedera dan membuat nyeri. Kompres air hangat juga tidak diperbolehkan pada luka terbuka dan luka yang masih terlihat bengkak.

Semoga dari penjelasan diatas, kita lebih bisa memilih penanganan mana yang seharusnya dilakukan yang sesuai dengan kondisi lebam saat itu. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Penulis: Auliyah Lifada 
Editor: Admin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel