Iklan Responsif

Siklus Menstruasi Pada Wanita. Bagaimana Cara Menghitungnya?

Hallo para sahabat ilmiahku, artikel kali ini kita akan membahas tentang siklus menstruasi pada wanita. Setiap perempuan yang sudah memasuki masa pubertas pasti akan mengalami menstruasi. Akan tetapi, tidak semua wanita dapat haid di setiap bulannya, ada yang datang tepat waktu dan ada yang telat, hal ini tidak bisa diprediksi karena siklus menstruasi setiap perempuan akan berbeda-beda.

Menstruasi ditandai dengan meluruhnya lapisan dinding rahim sehingga terjadi pendarahan yang keluar dari vagina. Lalu, bagaimana siklus menstruasi yang normal itu? Dan bagaimana cara menghitungnya?

Siklus Menstruasi Pada Wanita

Pengertian Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi adalah rentan waktu mulainya menstruasi dari hari pertama sampai hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya. Pada umumnya, rata-rata normal siklus menstruasi pada wanita terjadi setiap 28 hari sekali. Tetapi ada pula yang memiliki siklus menstruasi sekitar 25 sampai 35 hari. Siklus normal menstruasi yaitu datang setiap 23 hari atau sampai 35 hari antara rentan waktu tersebut. Massa haid yang terjadi pada wanita rata-rata berlangsung antara tiga sampai tujuh hari.

Cara Menghitung Siklus Menstruasi

Anda dapat menghitung siklus menstruasi mulai dari hari pertama darah menstruasi anda keluar di bulan ini. Bercak coklat atau flek yang muncul beberapa hari sebelum haid tidak termasuk ke dalam siklus menstruasi. Misalnya: Hari pertama anda menstruasi terjadi pada tanggal 5 April, jangan lupa tandai di kalender, tunggulah sampai menstruasi anda selesai, ini berarti anda akan selesai menstruasi sekitar tanggal 12 April. Ketika bulan depan anda menstruasi lagi maka catat kembali tanggal saat anda mengalami menstruasi, misalnya di tanggal 2 Mei. Itu merupakan awal siklus menstruasi baru anda.

Selanjutnya, hitung rentang waktu hari pertama menstruasi anda sebelumnya (tanggal 5 April) sampai satu hari sebelum menstruasi anda berikutnya (1 Mei). Jangan hitung sampai tanggal 2 Mei karena anda sudah mengalami menstruasi dan itu terhitung pada siklus menstruasi pada bulan selanjutnya. Setelah itu, hitunglah kembali dari tanggal 5 April sampai tanggal 2 mei. Dari hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa rentan  waktu siklus menstruasi anda, yaitu per 28 hari sekali.
Bagi anda yang memiliki siklus menstruasi yang tidak lancar, maka cara menghitungnya adalah: Misalnya, siklus menstruasi anda bulan ini adalah per 30 hari tapi siklus berikutnya ternyata terjadi lebih lama yaitu per 35 hari, atau justru lebih cepat menjadi per 25 hari.

Intinya, cara menghitung siklus menstruasi normal dan tidak normal itu sama saja. Kuncinya yaitu anda harus menghitung rentang waktu hari pertama anda mengalami menstruasi sampai satu hari sebelum anda menstruasi di bulan selanjutnya. Bedanya hanyalah anda harus mencatat siklus menstruasi minimal enam bulan berturut-turut kemudian di bagi rata-ratanya. Nah, hasil yang anda dapatkan inilah bisa dijadikan patokan siklus menstruasi anda.

Penyebab Menstruasi Yang Tidak Lancar

Menstruasi yang tidak lancar dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut:
1. Pola hidup dalam kehidupan sehari-hari
Pola makan dan minum yang tidak sehat, kurang makan sayur dan buah, terlalu banyak lemak dan gula yang berlebihan dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur. Selain itu, olahraga yang berlebihan dan berat badan yang naik maupun turun drastis dapat menjadi penyebab tidak lancarnya menstruasi.
2. Terlalu stress
3. Menopause dini

Cara Mengatasi Menstruasi Yang Tidak Lancar

Berbagai cara yang dapat dilakukan agar menstruasi menjadi lancar, antara lain:
1. Banyak beristirahat
Dengan menyeimbangkan hormon dalam tubuh dengan nutrisi yang cepat diserap dan dibutuhkan sel dalam tubuh.
2. Olahraga ringan
Dengan olahraga yang ringan seperti jogging, jalan kaki, berenang atau yoga sebelum menstruasi dapat membantu memperlancar aliran darah saat haid. Akan tetapi, olahraga yang berlebihan malah akan menyebabkan menstruasi yang tidak lancar karena tubuh akan mengalami kelelahan.
3. Menjaga pola makan
Mengonsumsi makanan yang sehat dengan memenuhi asupan gizi, nutrisi dan vitamin yang cukup dapat membantu melancarkan menstruasi.

Gangguan Menstruasi Pada Wanita

1. Amenore
Amenore adalah wanita yang belum mengalami menstruasi setelah usia 15 tahun (amenore primer). Selain itu, wanita yang berhenti menstruasi selama 3 bulan, padahal sebelumnya pernah mengalami menstruasi (amenore sekunder).

2. Sindrom pramenstruasi (PMS)
Sindrom pramenstruasi adalah gejala fisik baik emosi maupun perilaku yang terjadi pada wanita di minggu terakhir fase luteal (seminggu sebelum haid).

3. Dismenore
Dismenore adalah nyeri menstruasi yang terjadi di bagian perut bawah dan dapat menyebar hingga punggung bawah dan paha. Gangguan menstruasi ini disertai kram perut yang sangat parah yang berasal dari kontraksi dalam Rahim.

4. Menoragia
Menoragia adalah pendarahan menstruasi yang terjadi secara berlebihan. Wanita normal biasanya mengeluarkan sekitar 30 ml darah selama 7 hari menstruasi. Namun, apabila melampaui 7 hari dan darah yang dikeluarkan melebihi 80 ml maka mengalami gangguan menoragia.

Nah, itu tadi sedikit tentang siklus menstruasi pada wanita, terimakasih dan semoga bermanfaat.


Penulis: Novi Umrotus Sa'adah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel