Apa Itu Fenomena Aurora?

Fenomena Aurora

Assalamualaikum Kawan-kawan semua? Kembali lagi bersama ilmiahku.com yang membahas banyak hal mengenai Ilmu Pengetahuan Alam dan masih banyak lagi. Jangan lupa tambah wawasan kalian dengan banyak membaca ya kawan. Kali ini kita akan sedikit mengulas tentang Fenomena Aurora. Apa sih Fenomena Aurora itu? Mungkin asing bagi kalian dan tahunya Princess Aurora ya? Hehe. Tenang saja kawan disini kita akan memaparkan penjelasan mengenai Fenomena Aurora. Yuk ikuti terus penjelasannya!!

Apa Itu Fenomena Aurora?

Apa Itu Fenomena Aurora?

Fenomena Aurora merupakan fenomena alam yang disebabkan karena adanya hubungan antara medan magnetik yang dimiliki oleh sebuah planet dengan partikel bermuatan yang terpancar dari matahari (Angin surya), pancaran cahaya yang menyala pada lapisan ionosfer dari planet tersebut yang dinamakan fenomena alam aurora.

Aurora yang sering kita ketahui hanya ada 2 jenisnya, yaitu Aurora yang terjadi di kutub utara (Borealis) dan Aurora yang terjadi di kutub selatan (Australis).
a. Aurora Borealis
Aurora jenis ini sering terjadi di belahan bumi bagian utara. Di Eropa aurora sering terlihat kemerah-merahan di ufuk utara bagaikan matahari akan terbit dari arah itu. Pada bulan September, oktobe, maret, dan april selalu terjadi Aurora Borealis. Aurora Borealis ini dapat disaksikan dari daerah antartika, yaitu di Negara Kanada, Alaska, Rusia, serta Skandinavia.

b. Aurora Australis
Aurora jenis ini sering terjadi di belahan bumi bagian selatan. Dilihat dari namanya pasti kalian sudah tahu bahwa aurora ini terjadi di bumi selatan yang dekat dengan Australia. Aurora Australis sering juga  terjadi di gunung tertinggi di Indonesia. Aurora Australis sering disebut dengan cahaya selatan.

Apakah Di Indonesia Fenomena Aurora  bisa terlihat?

Sering kita ketahui fenomena aurora terjadi di daerah kutub utara ataupun selatan. Apakah kalian tahu di Indonesia kita bisa melihat Aurora atau tidak? Sayangnya kita tidak bisa melihat aurora di Indonesiadan khatulistiwa. Mengapa demikian?
Proses terjadinya Aurora karena adanya korelasi medan magnet bumi dengan aktivitas matahari. Medan magnet bumi terkuat berada di kutub utara dan selatan. Nah, semakin kuat medan magnet bumi maka akan semakin terlihat dengan jelas dan besar Auroranya, begitu juga sebaliknya. Jika semakin jauh dari kutub, maka akan lemah juga medan magnet buminya.
Itulah sebab mengapa di Indonesia yang berada di khatulistiwa ini tidak mungkin terjadi fenomena aurora, karena medan magnet tidak cukup banyak untuk terjadinya aurora. Indonesia terletak sangat jauh dari kutub utara ataupun selatan, tempat yang tercatat paling kuat medan magnetnya.

Bagaimana Al-Qur’an Menjelaskan Fenomena Aurora Di Kutub Utara?

Dalam Q.S Al-Baqarah ayat 63, yang artinya Aurora di angkasa Makkah dulunya sebelum topan nuah. Di kutub utara kini juga terjadi Aurora yang bersamaan dengan terjadinya topan magnet yang datang dari surya dan yang berada pada atmosfer bumi.

Tetapi semua ada yang mengartikan dengan bukit thur atau bukit thursina.
وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ الطُّورَ خُذُوا مَا آتَيْنَاكُمْ بِقُوَّةٍ وَاذْكُرُوا مَا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkatkan Aurora di atasmu (seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada didalamnya, agar kamu bertakwa". (Q.S Al-Baqarah : 63)

Yang diangkat Allah di atas Bani Israil waktu itu adalah Aurora yang dengan sengaja Allah mengadakannya untuk memberikan pelajaran. Pada Aurora terdapat aktivitas magnet yang akan sangat dibutuhkan oleh kehidupan manusia untuk peningkatan peradaban. Kini aktivitas magnet telah terwujud pada hampir semua hasil teknologi yang dipakai oleh manusia di bumi.

Apa Penyebab Dari Terjadinya Fenomena Aurora?

Setelah kita banyak mengetahui tentang fenomena alam Aurora, lalu apa yang menyebabkan fenomena Aurora bisa terjadi? Nah, berikut adalah penjelasannya:
a. Bintik Matahari (Sun Spot)
Bintik Matahari adalah area gelap atau hitam dan area dingin di permukaan matahari yang diberi nama fotosfer dan merupakan fenomena unik yang terjadi di matahari. Fotosfer juga termasuk beberapa bagian dari matahari. Sun Spot dapat berukuran sangat besar, sekitar 50.000 km. Sun spot bisa terjadi karena adanya hubungan pada medan magnet matahari yang tidak sempurna.

b. Kutub Medan Magnet
Daerah kutub adalah pusat dari magnet bumi. Saat partikel masuk dan terjebak pada Sabuk Van Vallen, partikel tersebut akan terbawa oleh angin yang menuju ke kutub medan magnet bumi (alasan mengapa fenomena Aurora hanya terjadi di daerah kutub).

c. Partikel Proton dan Elektron
Partikel tersebut adalah unsur pembentuk atom. Proton posisinya pada inti atom, sedangkan electron ada pada luar lapisan atom. Proton serta electron akan dibawa oleh angina surya. Pada lapisan tersebut posisi pancaran cahaya aurora terjadi. Itulah alasan mengapa aurora terjadi di tempat yang tinggi.

Apa Akibat Dari Terjadinya Fenomena Aurora?

a. Plasma Panas
Setelah Dr. Robert dari University Southampton melakukan penelitian mengenai 2 lobus partikel di lapisan magnetosfer bumi yang selalu bersifat dingin, ketika terjadi proses aurora yang disebut dengan aurora theta ternyata ditemukan pada plasma lobusnya bersuhu panas.

b. Merusak Satelit
Lapisan elektron yang terbawa oleh angin surya dapat menabrak magnetosfer dan bisa juga menabrak brnda-benda yang ada di sekitar bumi, seperti satelit. Pada catatan sejarah bulan januari 1994 ada 2 satelit yang berjenis satelit komunikasi rusak akibat tertabrak oleh lapisan elektron yang terbawa oleh angina surya.

c. Bisa Mengganggu GPS
Tabrakan elektron dapat menyebabkan terjadinya ganggunan pada sistem GPS. Salah satunya. Adalah system GPS milik WAAS salah satu perusahaan di Amerika Serikat.

Oke kawan-kawan semua, sekian dulu ya pembahasan mengenai penciptaan alam semesta ini, semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi semua. Terima kasih. Wassalamualaikum.. See you!!

Author: MARISA DWI HAPSARI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel