Cegukan! Pengertian, Penyebab dan Cara Menghilangkannya


 Pengertian, Penyebab dan Cara Menghilangkan Cegukan!



Cegukan! Pengertian, Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Hai sobat ilmiah! Kali ini kita akan membahas tentang cegukan. Pasti kalian pernah merasakan cegukan. Entah saat sedang makan atau yang datang secara tiba-tiba tanpa adanya penyebab yang jelas. Berbagai cara mereka lakukan untuk menghentikan cegukan, ada yang menahan napas atau meminum air. Lalu sebenarnya apa yang menyebabkan seseorang mengalami cegukan dan bagaimana cara menghilangkannya? Mari kita simak penjelasanya.

 Definisi Cegukan

Cegukan (singultus) adalah keadaan ketika seseorang mengeluarkan bunyi ‘hik’ tanpa sadar. Cegukan dapat terjadi selama beberapa detik atau menit (sementara) sampai lebih dari 48 jam (berkepanjangan). Semua orang akan pernah mengalami kondisi ini, baik bayi, anak-anak maupun orang dewasa.
Cegukan juga menyebabkan tekanan di bagian perut, dada dan tenggorokan. Apabila cegukan disertai pusing, seluruh anggota tubuh menjadi kaku atau lemah, dan hilangnya keseimbangan tubuh, maka dianjurkan untuk segera menghubungi dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Penyebab Terjadinya Cegukan

Cegukan merupakan berkontraksinya otot yang memisahkan perut dan dada (diafragma) dan terjadi tanpa sengaja. Diafragma merupakan hal yang penting dalam sistem pernapasan manusia. Hal ini disebabkan karena tubuh bergantung pada kontraksi dan pergerakan diafragma agar pernapasan berlangsung secara normal.
Otot diafragma akan turun (kontraksi) saat kita menarik napas dan akan naik (relaksasi) saat kita mengeluarkan napas. Saat cegukan, otot diafragma akan berkontraksi secara tiba-tiba dan menyebabkan udara cepat masuk ke dalam paru-paru, sehingga saluran pernapasan akan menutup dan menimbulkan suara ‘hik’.
Cegukan dapat berlangsung secara sementara atau berkepanjangan. Cegukan sementara disebabkan karena beberapa kondisi, seperti, makanan yang pedas, minuman berkarbonasi dan mengandung alkohol, menghisap rokok atau mengunyah permen karet, makan terlalu banyak dan cepat. Perubahan suhu secara tiba-tiba, merasa gugup dan bersemangat atau stress juga dapat mengakibatkan seseorang mengalami cegukan yang bersifat sementara.
Lalu bagaimana dengan penyebab cegukan yang dapat berlangsung secara berkepanjangan? Cegukan berkepanjangan disebabkan karena beberapa macam gangguan sebagai berikut:
1.    Gangguan sistem pencernaan, seperti kanker lambung, penyumbatan usus, kanker pankreas, dan lainnya.
2.      Gangguan pada saraf, akibat peradangan pada saluran pernapasan manusia.
3.      Gangguan pada otak,
4. Gangguan pada rongga dada, misalnya asma, bronchitis, pneumonia, dan tuberculosis.
5.      Gangguan jantung, seperti serangan jantung dan lainnya.

Cara Menghilangkan Cegukan

Seseorang harus pergi ke dokter apabila cegukan terjadi secara berkepanjangan. Berbagai cara dilakukan seseorang agar cegukan dapat dihilangkan, seperti meminum air dengan jumlah yang banyak. Namun cegukan sementara dapat diatasi sendiri dirumah dengan beberapa cara sederhana, sebagai berikut:
1.   Menahan napas sebentar. Ini adalah cara yang sudah diketahui oleh semua orang. Menahan napas dapat menghilangkan cegukan karena kadar karbondioksida dalam tubuh akan bertambah.
2.  Mengulum butiran gula. Mengulum butiran gula dapat menghilangkan cegukan karena dapat merangsang otot diafragma. Dengan cara kulum gula selama 5 menit kemudian telan.
3.  Meminum air hangat. Cara ini dapat melancarkan peredaran darah dan oksigen, sehingga oksigen yang dibutuhkan dalam tubuh dapat terpenuhi. Minumlah air hangat dengan keadaan membungkuk dan menahan napas selama yang anda bisa. Selanjutnya posisikan tubuh dalam keadaan tegap dengan masih menahan napas. Baru kemudian minumlah air tersebut dan bernapaslah seperti biasa.
4.   Bernapas dengan kertas atau kantong plastik. Bernapas dengan menggunakan kertas atau kantong plastik dapat meningkatkan karbondioksida sehingga dapat menghilangkan cegukan. Caranya yaitu tutup hidung dan mulut menggunakan kertas atau kantong plastik sehingga karbondioksida yang dikeluarkan akan dihirup lagi. Hal ini dapat menghilangkan cegukan.
5.  Menahan napas dengan menekuk kedua lutut. Cara ini bisa dipraktekkan untuk menghilangkan cegukan.
6.  Minum perasan jeruk nipis. Jeruk nipis memiliki kandungan yag bermanfaat bagi tubuh dan dapat menghilangkan cegukan. Caranya yaitu peras jeruk nipis langsung dimulut kemudian telan.
Cegukan berkepanjangan bisa jadi disebabkan oleh suatu penyakit. Cara mengatasinya lanngsung pergi ke dokter dan dapat dilakukan melalui pemberian obat baclofen, gabapentin, chlorpromazine, scopolamine atau metoclopramide untuk menenangkan otot diafragma. Jika cara ini belum bisa mengatasi cegukan, maka dokter akan memberikan suntik obat bius lanngsung ke saraf untuk mengendalikan kontraksi diafragma.

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Semua orang akan pernah mengalami cegukan, terutama bayi. Bayi yang berusia dibawah 1 tahun sangat rentan mengalami cegukan. Hal ini disebabkan karena reaksi otot diafragma. Reaksi ini mengakibatkan diafragma mengencang secara tiba-tiba, pita suara dikerongkongan menutup, sehingga bayi mengeluarkan bunyi ‘hik’ di bagian atas tenggorokan. Cegukan pada bayi merupakan sesuatu yang normal dan tidak berbahaya. Namun, orang tua merasa khawatir jika hal ini terjadi pada bayi mereka. Berikut adalah cara mengatasi cegukan pada bayi:
1. Gendonglah bayi dengan posisi tegak kurang lebih selama 20 menit. Goyang badannya secara perlahan dan tepuk punggungnya dengan lembut.
2.   Miringkan botol susu dengan sudut 45 derajat saat menyusui, sehingga udara akan naik ke bagian bawah botol. Berilah susu sedikit demi sedikit dengan porsi yang cukup.
3.  Pastikan tubuh bayi tegak saat memberinya makan. Hal ini dapat mengurangi tekanan udara yang masuk ke dalam perut.
Jika beberapa cara diatas masih belum bisa mengatasi cegukan pada bayi, maka ibu bisa memberikannya nasi. Hal ini diharapkan dapat membantu mengendalikan diafragmanya.

Fungsi Cegukan

Daniel Howes (Dosen Queen University, kanada), menyatakan bahwa fungsi dari cegukan yaitu untuk menghilangkan atau mengurangi jumlah udara yang masuk di dalam perut karena setiap kontraksi dada mampu menghisap udara dalam rongga perut.
Sebelum Howes berpendapat bahwa cegukan adalah hal yang wajar dan terjadi secara alami dalam tubuh. Cegukan juga berfungsi melancarkan turunnya makanan ke kerongkongan karena sering terjadi kasus bahwa makanan akan lebih mudah ditelan saat cegukan, walaupun prosesnya sedikit tidak nyaman. Namun, Howes membantah asumsinya sendiri karena cegukan juga dialami oleh bayi yang kebanyakan belum mendapatkan makanan kasar atau hanya meminum cairan saja.
Setelah beberapa penelitian, akhirnya Howes mengetahui bahwa cegukan berfungsi untuk mengurangi jumlah udara yang masuk dalam perut menggunakan kontraksi dada. Dia juga menjelaskan bahwa, ketika mengalami cegukan kita tidak perlu mengonsumsi obat, karena kita hanya perlu menahan napas selama 15-20 detik saja, maka cegukan akan teratasi.

Penulis: NOVI UMROTUS SA’ADAH



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel