Iklan Responsif

Pengaruh Suara Detik Jam terhadap Konsentrasi Belajar

MATERI PENGARUH SUARA DETIK JAM TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR

Pengaruh Suara Detik Jam terhadap Konsentrasi Belajar

Pengertian jam

Jam merupakan benda yang dapat menunjukkan waktu. Dalam sehari terdapat waktu 24 jam dan satu jam terdiri dari 60 menit atau 3600 detik.
Jam terletak diberbagai tempat, ada yang berada pada dinding ruangan yang disebut jam dinding, ada pula yang ada pada tangan yaitu jam tangan, dan jam weker yang biasanya berada pada kamar tidur.

Suara Detik Jam

Jam selalu khas dengan suara detikannya, siapa sangka suara tersebut dapat mempengaruhi mental seseorang, ada yang trauma dengan suara tersebut misalnya akibat setelah nonton film horor yang suara detikan jam dominan terhadap munculnya hantu. Bahkan suara detikan jam juga dapat mempengaruhi konsentrasi belajar anak.

Belajar membutuhkan waktu

Dalam sehari, kita harus dapat membagi waktu, dari mulai waktu untuk tidur, makan, ibadah, belajar, bahkan bermain. Tentunya kita tidak mungkin menggunakan 24 jam penuh hanya untuk belajar, otak kita memiliki daya konsentrasi tertentu untuk belajar, apabila otak dipaksa untuk terus belajar, maka konsentrasi belajar anak akan menurun dan otak pun akan merasa lelah. Maka belajar membutuhkan rentang waktu yang tepat.

Rentang belajar pada umumnya

Pada umumnya, setiap anak melakukan proses belajar selama 8-9 jam perhari di sekolah. Belum lagi ditambah les pribadi, sesampainya dirumah terkadang mereka butuh belajar mandiri kembali. Namun menurut saya, belajar-belajar tambahan tersebut cukup dilakukan maksimal 2 jam saja, karena otak anak telah lelah ketika seusai sekolah. Disini tentunya setiap anak memiliki tipe belajar mereka masing-masing, ada yang terbiasa dengan belajar 5 jam nonstop, ada yang belajar 5 menit hanya sekedar untuk membaca, atau ada juga yang hanya belajar dikala ujian  saja. 

Dari berbagai macam cara anak belajar tersebut, ada cara belajar yang menurut saya cukup efektif, yaitu dengan cara belajar berkala, yaitu ketika seorang anak memulai untuk belajar, pada 15 menit pertama mereka gunakan untuk belajar, kemudian 15 menit berikutnya mereka gunakan untuk beristirahat, entah  itu hanya sekedar minum, makan, atau bermain gadget, setelah itu 15 menit kemudian mereka lanjutkan untuk belajar kembali, dan begitu seterusnya sampai pada waktu mereka untuk berhenti belajar. 

Pengaruh jam

Ditengah-tengah proses belajar mengajar diruang kelas, sering kali kita menanyakan ke teman sebangku  kita“kapan waktu istirahat tiba?” dan teman pun  melihat pada jam diruang kelas atau pada jam tangannya untuk menjawab pertanyaan kita. Disitulah pengaruh adanya jam ini, ada sisi positif dan ada sisi negatifnya. Dimana sisi positifnya kita dapat mengetahui waktu sekarang dan sisi negatifnya mebuat konsentrasi anak berkurang, apalagi ketika anak tersebut merasa lapar, maka setiap suara detikan jam terasa sangat mengusik, dan sangat menantikan waktu istirahat tiba. 

Belajar dirumahpun demikian, untuk sisi positifnya apabila kita menggunakan metode belajar secara berkala, kita mengetahui kapan waktu belajar dan kapan waktu untuk berhenti belajar, namun pada sisi negatifnya, pada anak yang tidak betah belajar, suara detikan jam, bahkan wujud jam  itu sendiri dapat menggaggu konsentrasi anak, mengapa hal itu terjadi? Karena ia memakai cara “pukul 9 harus selesai belajar” ia pasti akan menanti-nanti jam 9 tersebut, namun apabila keika diruangan tersebut tidak ada jam maka selama ia belajar, ia tak akan merasa bahwa ia  telah belajar selama 2 jam.

Penulis: Nauly Rahmaniyah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel